BAROMETER – Instansi penegak hukum kini tidak hanya fokus pada penanganan perkara, tetapi juga aktif menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Langkah inovatif ini ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor yang sukses menyulap lahan kosong tidak produktif menjadi kawasan budidaya ikan modern.
Melalui program kolaborasi bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Pemerintah Kabupaten Bogor, lahan tersebut kini menjadi Kolam Binaan Koperasi Merah Putih Adhyaksa Cibinong. Inisiatif ini digagas langsung sebagai bentuk nyata dukungan terhadap visi Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di bawah kepemimpinan Kajari Kabupaten Bogor, Dr. Denny Achmad, menyatakan proyek ini membangun delapan kolam budidaya ikan lele dengan menggunakan ketahanan pangan bioflok. Teknologi bioflok dipilih karena dikenal sangat efisien dalam penggunaan lahan dan air, serta mampu menghasilkan panen yang lebih optimal.
Denny Achmad menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menumbuhkan mental wirausaha (entrepreneurship) di lingkungan kejaksaan. Selain menjalankan tugas pokok, para pegawai dibekali keterampilan nyata agar memiliki sumber pendapatan tambahan yang halal.
“Saya ingin seluruh pegawai memiliki skill di luar pekerjaannya dan mendapat penghasilan tambahan secara halal melalui wadah usaha yang nyata,” ujar Denny kepada wartawan Selasa (14/7/2026).
Transformasi Bisnis Koperasi
Untuk mendukung ekosistem usaha ini, koperasi internal yang awalnya hanya melayani simpan pinjam kini ditransformasikan menjadi Koperasi Konsumsi Merah Putih Adhyaksa Cibinong. Unit bisnisnya pun terus diperluas, mulai dari pengelolaan minimarket, budidaya ikan lele dan mujair, hingga rencana peternakan ayam petelur.
Sebelum terjun ke lapangan, seluruh anggota koperasi mendapatkan edukasi komprehensif dari Dinas Perikanan dan Peternakan. Pelatihan teknis tersebut meliputi manajemen tata kelola dan bisnis proses koperasi.
Sealin itu, teknik pembesaran ikan dengan sistem bioflok. Lalu pengelolaan pakan dan kualitas air kolam, serta jaringan pemasaran hasil panen.
Kerja keras ini langsung membuahkan hasil lewat kesuksesan panen perdana. Seluruh produk lele yang dihasilkan langsung terserap oleh jaringan pasar yang telah dibangun, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi kesejahteraan anggota koperasi. Ke depan, Kejari Bogor juga tengah bersiap memperluas budidaya ke komoditas ikan patin.
Sinergi Program Jaga Desa
Dampak positif dari inovasi Kejari Kabupaten Bogor ini tidak hanya dirasakan secara internal. Melalui Program Jaga Desa, institusi ini juga aktif mendampingi pemerintah desa untuk memetakan potensi ekonomi di wilayah masing-masing.
Kejaksaan memberikan pengawalan dan penerangan hukum agar pengelolaan anggaran serta pembangunan desa berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Data potensi wilayah yang dihimpun nantinya akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah sebagai acuan dalam menyusun kebijakan ekonomi berbasis wilayah.
Melalui sinergi kuat antara koperasi, inovasi pangan, dan penegakan hukum yang transparan, Kolam Binaan Koperasi Merah Putih Adhyaksa Cibinong menjadi model percontohan nasional dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan sejahtera.

















