Batam, BAROMETER— Aparat penegak hukum, khususnya Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, didesak untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aktor intelektual di balik maraknya peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di Kota Batam.
Menurut informasi dari sumber di lapangan, bisnis gelap ini diduga dikendalikan oleh seorang pemain kawakan berinisial WL. Nama WL ini santer diperbincangkan sebagai pelaku utama yang mengelola penyelundupan berbagai merek rokok tanpa pita cukai resmi dari Bea Cukai, di antaranya merek Manchester, R7, PSG, dan UFO.
“Kami meminta Bareskrim Polri segera menangkap bos rokok ilegal ini. Negara jelas dirugikan dalam jumlah besar dari sektor penerimaan cukai tembakau,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di sebuah kedai kopi di kawasan Nagoya, Batam awal September 2026 lalu.
Selain rokok ilegal, menurut sumber tersebut WL juga diduga kuat terlibat dalam berbagai lini bisnis non-prosedural lainnya seperti<span;> mobil sport, daging sapi serta bulpres. Anehnya, aktivitas tersebut disinyalir telah berjalan cukup lama tanpa adanya rintangan berarti dari pihak terkait.
Menanggapi situasi ini, elemen masyarakat menyuarakan dukungan penuh agar Bareskrim Polri segera melakukan investigasi menyeluruh. Langkah konkret yang diharapkan meliputi penggerebekan gudang pengemasan, penyegelan lokasi aktivitas ilegal, hingga pemutusan mata rantai peredaran rokok tanpa cukai tersebut sampai ke akar-akarnya.
Penindakan tegas ini dinilai krusial demi menegakkan hukum dan menyelamatkan pendapatan negara. <span;>”Kita mendukung Bareskrim Polri mengrebek pabrik rokoknya, di segel serta memutus mata rantai perederan rokok yang beredar ilegal selama ini,” pungkasnya. (Dayat)

















