Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekbis

Cuaca Ekstrem Robohkan 12 Tower SUTET, PLN Gerak Cepat Pulihkan Blackout di 5 Provinsi Sumatera

3
×

Cuaca Ekstrem Robohkan 12 Tower SUTET, PLN Gerak Cepat Pulihkan Blackout di 5 Provinsi Sumatera

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Utara memicu pemadaman listrik massal (blackout) di lima provinsi di Pulau Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Insiden ini disebabkan oleh robohnya 12 tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) serta adanya gangguan teknis pada jalur transmisi Muara Bungo–Sungai Rumbai.

Merespons kejadian tersebut, PT PLN (Persero) langsung bergerak cepat melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap dan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada jutaan masyarakat yang terdampak.

banner 325x300

“Atas nama PT PLN (Persero), kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak gangguan sistem kelistrikan di Sumatera beberapa waktu lalu. Kami memahami bahwa listrik telah menjadi kebutuhan dasar yang menopang kehidupan masyarakat, pelayanan publik, kegiatan usaha, industri, hingga berbagai aktivitas strategis nasional. Karena itu, kami memahami sepenuhnya ketidaknyamanan dan dampak yang dirasakan masyarakat akibat kejadian tersebut,” ujar General Manager PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera, Amiruddin menjawab konfirmasi Barometer, Senin (15/6/2026).

Bagi PLN, peristiwa ini merupakan kejadian yang sangat serius dan menjadi perhatian penuh korporasi. Sejak awal kekejadian kata Amiruddin hal ini menjadi prioritas utama untuk memastikan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan, mempercepat pemulihan sistem, mengembalikan pasokan listrik secara bertahap dan aman, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Kajati Sumut Jalin Perjanjian Kerjasama dengan PLN Icon Plus di Bidang Datun

Hasil investigasi awal yang telah disampaikan oleh Bareskrim Polri menunjukkan bahwa kejadian ini dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di lokasi infrastruktur transmisi. PLN mendukung penuh proses investigasi tersebut.

“Bagi kami, yang lebih penting adalah memastikan seluruh pembelajaran dari kejadian ini diterjemahkan menjadi langkah-langkah perbaikan yang konkret. Karena itu, selain melakukan pemulihan sistem, PLN juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasi, proteksi, ketahanan infrastruktur, dan pengembangan sistem ke depan agar semakin tangguh menghadapi risiko cuaca ekstrem yang frekuensinya terus meningkat akibat perubahan iklim,” katanya.

Amiruddin menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera merupakan sistem interkoneksi yang sangat besar dan kompleks. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keandalan melalui saling dukung antarwilayah sehingga pasokan listrik menjadi lebih efisien dan andal.

“Namun dalam kondisi gangguan yang berkembang sangat cepat pada infrastruktur strategis, sistem harus merespons dalam hitungan detik untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan beban. Oleh karena itu, evaluasi yang saat ini dilakukan tidak hanya bertujuan mengetahui rangkaian penyebab kejadian, tetapi juga memastikan bahwa seluruh aspek pengamanan sistem, proteksi jaringan, dan skema operasi dapat terus diperkuat sesuai perkembangan tantangan yang dihadapi,” katanya.

Baca Juga :  Menyoal Billboard Rokok di Trotoar, Camat Simokerto Janji Kordinasikan Dinas Terkait

Amiruddin juga memahami perhatian masyarakat terhadap keandalan pasokan listrik pada berbagai objek vital dan fasilitas strategis. Dalam kondisi gangguan sistem berskala besar, prioritas PLN adalah melakukan pemulihan secara cepat, aman, dan terukur agar sistem dapat kembali normal sesegera mungkin.

Kendati demikian, kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting untuk terus meningkatkan kesiapan sistem cadangan, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta menyempurnakan prosedur pemulihan pada berbagai fasilitas yang memiliki tingkat kepentingan tinggi bagi masyarakat.

Kompensasi dan Evaluasi

Terkait kompensasi, ungkap Amiruddin pihaknya mengacu pada regulasi Pemerintah mengenai tingkat mutu pelayanan tenaga listrik. Saat ini, PLN tengah melakukan proses evaluasi secara menyeluruh dengan mengacu pada ketentuan regulasi, hasil investigasi, serta aspek teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa perubahan iklim telah menghadirkan tantangan baru bagi penyedia infrastruktur di seluruh dunia, termasuk sektor ketenagalistrikan. Frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem yang semakin meningkat menuntut seluruh pelaku industri untuk terus beradaptasi. Karena itu, PLN secara berkelanjutan melakukan evaluasi terhadap standar desain, pola operasi, sistem proteksi, dan ketahanan infrastruktur agar semakin mampu menghadapi berbagai risiko yang muncul di masa depan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kelistrikan Sumut Normal, PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency Galang–Simangkuk

Strategi Jangka Panjang

Ke depannya, kata Amiruddin untuk penguatan ketahanan sistem kelistrikan menjadi salah satu fokus utama PLN. Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

“PLN telah merencanakan berbagai program penguatan pembangkit, jaringan transmisi, peningkatan kapasitas interkoneksi, modernisasi sistem proteksi, digitalisasi operasi sistem, serta pembangunan infrastruktur kelistrikan yang lebih adaptif terhadap tantangan perubahan iklim,” katanya.

Penguatan sistem transmisi dan interkoneksi, termasuk di Sumatera, imbuh Amiruddin telah menjadi bagian dari arah pengembangan sistem ketenagalistrikan nasional guna meningkatkan fleksibilitas, keandalan, dan kemampuan sistem dalam menghadapi berbagai potensi gangguan.

“Kami menyadari bahwa kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui pernyataan, tetapi melalui kerja nyata dan konsistensi perbaikan. Karena itu, seluruh proses evaluasi yang saat ini dilakukan akan menjadi dasar bagi PLN untuk terus memperkuat sistem, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” imbuhnya.

Berdasarkan hal itu, PLN akan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat sistem kelistrikan yang semakin tangguh, modern, dan andal. Seluruh insan PLN akan terus bekerja keras untuk memastikan listrik tetap hadir sebagai penggerak kehidupan, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan pembangunan nasional.

“Kami terus berkomitmen untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.(Amri)

Example 120x600