Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekbis

Konektivitas Wilayah 3T NTT Pulih, ASDP Resmi Operasikan Kembali Layanan Perintis

1
×

Konektivitas Wilayah 3T NTT Pulih, ASDP Resmi Operasikan Kembali Layanan Perintis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BAROMETER – Kabar baik bagi masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan kembali layanan angkutan penyeberangan perintis di wilayah tersebut mulai hari ini, Senin (20/7/2026). Langkah cepat ini diambil menyusul arahan langsung dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Sebelumnya, urat nadi transportasi antarpulau ini sempat terhenti sementara sejak 1 Juli 2026 berdasarkan keputusan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT selaku regulator. Reaktivasi ini menjadi angin segar demi menjaga kelancaran mobilitas warga dan pasokan kebutuhan pokok.

banner 325x300

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa seluruh armada, sumber daya manusia, dan aspek dukungan operasional di pelabuhan telah siap 100 persen untuk melayani masyarakat kembali dengan aman dan andal.

Baca Juga :  Kajati Banten Apresiasi Penandatanganan Pembaharuan Perjanjian Hibah Aset Antara Perumdam TKR dengan Perumda TB

“ASDP siap mengoperasikan kembali layanan penyeberangan perintis sesuai arahan pemerintah. Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya daerah 3T, layanan ini merupakan penghubung utama aktivitas sosial dan ekonomi. Kami bergerak cepat menyiapkan armada, sumber daya manusia, dan dukungan operasional agar masyarakat kembali memperoleh akses transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam siaran tertulis, Minggu (19/7/2026).

Heru menegaskan bahwa penyeberangan perintis bukan sekadar layanan transportasi, tetapi juga penghubung kehidupan masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok antarpulau.

GM ASDP Cabang Kupang Ardhani Friandy menyampaikan bahwa sebelumnya operasional angkutan penyeberangan perintis di sejumlah lintasan NTT dihentikan sementara sejak 1 Juli 2026 berdasarkan pemberitahuan dari BPTD Kelas II NTT selaku regulator. “Namun, kami tetap menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II NTT, serta pemerintah daerah guna memastikan kesiapan operasional apabila layanan kembali ditugaskan,” ujarnya.

Baca Juga :  KPK Resmikan TUK Antikorupsi Tipe Mandiri Bank BTN

Adapun layanan yang akan kembali dioperasikan mencakup sejumlah lintasan penyeberangan perintis di wilayah kerja ASDP Cabang Kupang dan Cabang Sape. Di Cabang Kupang, KMP Ile Mandiri akan melayani lintasan Larantuka–Solor, Solor–Lewoleba, Adonara (Deri)–Baranusa, Baranusa–Bakalang, dan Bakalang–Kalabahi. KMP Uma Kalada yang akan beroperasi kembali pada lintasan Raijua–Sabu dan Waingapu–Raijua, karena saat ini juga masih terkendala cuaca ekstrim.

Selanjutnya, KMP Ile Ape melayani lintasan Kewapante–Palue, Palue–Marapokot, Kewapante–Pemana, dan Kewapante–Pulau Besar. KMP Namparnos akan melayani lintasan Kalabahi–Pulau Pura, Pulau Pura–Teluk Gurita, dan Teluk Gurita–Maritaing.

Baca Juga :  Head Office BRI BO TB Simatupang: Berbagi Itu Menguatkan

Sementara itu, di Cabang Sape, KMP Komodo akan kembali melayani lintasan Labuan Bajo–Pulau Rinca, sedangkan KMP Cucut akan mengoperasikan lintasan Labuan Bajo–Waingapu.

Ia mengatakan, sesuai arahan pimpinan, ASDP memastikan seluruh aspek kesiapan operasional, mulai dari armada, awak kapal, hingga dukungan pelayanan di pelabuhan telah disiapkan sesuai ketentuan regulator sehingga proses pengoperasian kembali dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan andal.

Sebagai BUMN transportasi yang mendapat penugasan pemerintah, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang selamat, aman, nyaman, dan andal, sekaligus memastikan aksesibilitas masyarakat di wilayah kepulauan tetap terjaga. Bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan, ASDP akan terus mendukung terwujudnya konektivitas nasional yang inklusif dan berkelanjutan.(Amri)

Example 120x600