Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHukumKejaksaanSurabaya

Sebelumnya Aspidum, Kini Mencuat Oknum Jaksa Kejati Jatim Dilapor Atas Dugaan Pelecehan Seksual

18
×

Sebelumnya Aspidum, Kini Mencuat Oknum Jaksa Kejati Jatim Dilapor Atas Dugaan Pelecehan Seksual

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA – Belum lama kemarin viral Asisten Pidana Umum (aspidum) Joko Budi Darmawan terjerat dugaan kasus gratifikasi, kini mendadak mencuat seorang Oknum jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) berinisial DYA dipolisikan atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang tenaga honorer di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

Oknum jaksa tersebut yaitu manta Kasi Datun Kejari Tanjung Perak dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Korban disebut merupakan bawahan langsung terlapor saat peristiwa terjadi saat itu.

banner 325x300

Berdasarkan Laporan Polisi (LP) tersebut tercatat dengan nomor LP/B/574/VI/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

Baca Juga :  Polda Metro Berhasil Gagalkan Peredaran 207 Kg Sabu dan 90 Ribu Butir Ekstasi Jaringan Internasional

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum Kejati Jawa Timur, Adnan Sulistiyono, mengatakan pihaknya menunggu proses dari kepolisian. “Kita tunggu saja proses di Kepolisian karena sudah di laporkan oleh korban,” ujarnya, saat dikonfirmasi media Barometer, pada Selasa (21/4/2026) sore.

Baca Juga :  Diduga Konsleting, Rumah Konveksi di Sidoyoso Kebakaran

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DYA saat ini bertugas di bidang pengawasan Kejati Jawa Timur. Namun saat dugaan peristiwa terjadi, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) di Kejari Tanjung Perak.

Baca Juga :  Ketua PMRK Ungkap Peran Penting Mediator Wujudkan Keadilan Restoratif di Seminar Surabaya

Dugaan pelecehan itu, berdasarkan laporan korban, terjadi pada Juni 2024. Saat itu korban tengah mengemudikan mobil dengan DYA berada di kursi penumpang. Dalam situasi tersebut, terlapor diduga melakukan tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual. Perbuatan serupa disebut kembali terjadi keesokan harinya dalam kondisi yang sama.(Am)

Example 120x600