Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHiburanNusantara

Pemkab Gresik Kembali Gelar Kontes Bandeng Kawak Tradisi Rutinan Jelang Idul Fitri

×

Pemkab Gresik Kembali Gelar Kontes Bandeng Kawak Tradisi Rutinan Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menggelar Kontes Bandeng tradisi rutinan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan kirab budaya yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, (16/3/2026) pada pukul 15.30 WIB.

Kirab budaya tersebut mengambil rute dari Gedung Nasional Indonesia (GNI), melintasi Jalan Wachid Hasyim, dan berakhir di Pendopo Alun-Alun Gresik.

banner 325x300

Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi lokal yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 1.000 ekor bandeng segar yang akan dibagikan kepada masyarakat di sepanjang rute kirab. Selain itu, warga juga akan mendapatkan udik-udikan berupa hasil bumi seperti sayur dan buah sebagai simbol berbagi rezeki serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Optimalisasi Program Jaga Desa, Kejari Jakarta Pusat Hadiri Rakor TIMPORA

Kirab budaya juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan kesenian tradisional khas Gresik. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah penampilan seni bela diri tradisional Pencak Macan, yang merupakan warisan budaya daerah dan masih dilestarikan hingga kini.

Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB menyampaikan bahwa tradisi Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak tidak sekadar menjadi hiburan tahunan, tetapi juga simbol kebersamaan dan identitas budaya masyarakat Gresik.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Penganiyaan, PB Residivis Narkotika Iman Sumantri Gugur

“Tradisi Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan dan identitas budaya masyarakat Gresik. Dengan ditetapkannya tradisi ini sebagai Warisan Budaya Takbenda, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga, melestarikan, dan menjadikannya kebanggaan bersama,” ujar Fandi Akhmad Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian budaya daerah agar tetap hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi mendatang.

Sebagai puncak acara, panitia menyiapkan sekitar 2.000 porsi bandeng siap saji yang akan dibagikan kepada para pengunjung. Sajian tersebut menjadi simbol bahwa bandeng bukan hanya komoditas unggulan Gresik, tetapi juga bagian penting dari kuliner khas daerah yang patut dijaga keberlangsungannya.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Berantas 49 Pelaku Kejahatan Ranmor

Tradisi Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak sendiri telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda bersama sejumlah tradisi lokal lainnya, seperti Rebo Wekasan, Malam Selawe, Pencak Macan, serta Kupat Keteg. Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas nilai budaya yang tinggi sekaligus dorongan untuk terus melestarikan tradisi tersebut bagi generasi mendatang.(Pri/Am)

Example 120x600