Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kejaksaan

Kejari Jakarta Pusat Periksa Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan dan Pengelolaan PDNS Kominfo

31
×

Kejari Jakarta Pusat Periksa Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan dan Pengelolaan PDNS Kominfo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat melalui tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dalam rangka penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang/jasa dan pengelolaan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2020 hingga 2024, Selasa (18/3/2025).

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Pusat, Bani Immanuel Ginting, SH, MH, dalam keterangannya mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi dilakukan pada hari Senin, 17 Maret 2025, dan Selasa, 18 Maret 2025, bertempat di Kejari Jakarta Pusat.

banner 325x300

“Sebanyak tujuh saksi yang terdiri dari pejabat Kominfo serta pihak-pihak terkait dalam pengadaan dan pengelolaan PDNS telah diperiksa dalam proses ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp1,2 Triliun, Kejati Kaltim Kembali Melakukan PKS dengan PT PHI dan PT Patra Niaga

Bani menambahkan, penyidik Kejari Jakarta Pusat masih akan melanjutkan pemeriksaan terhadap sekitar 70 saksi lainnya. Selain itu, proses pemeriksaan juga melibatkan para ahli serta pengumpulan dokumen-dokumen terkait untuk memperkuat bukti dalam penyidikan.

Baca Juga :  Korupsi Jasa Konsultansi Perencanaan, Kejari Tebing Tinggi Tahan 2 Tersangka Pejabat BPBD 

Selain itu, dalam pernyataannya Bani menegaskan komitmen pihaknya untuk menegakkan hukum secara profesional dan transparan. Ia juga mengimbau semua pihak untuk mendukung proses penyidikan yang tengah berjalan agar dapat membawa kejelasan dan keadilan dalam kasus ini.

Baca Juga :  Kejati Jakarta Periksa Walikota Jakarta Pusat Terkait Kasus Korupsi Dinas Kebudayaan DKI Jakarta

“Proses penyidikan ini merupakan bagian dari upaya serius Kejari Jakarta Pusat dalam menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan pengadaan barang/jasa dan pengelolaan data yang penting bagi infrastruktur digital negara,” pungkas Bani. (Ram)

Example 300250
Example 120x600