Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHukumTNI/Polri

Polrestabes Surabaya Pamer 62 Tersangka Kejahatan Jalanan

×

Polrestabes Surabaya Pamer 62 Tersangka Kejahatan Jalanan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA – Polrestabes Surabaya memamerkan 62 tersangka berbagai kasus kejahatan jalanan (3C: Curat, Curas, dan Curanmor) selama periode 17 Oktober hingga 17 November 2024. Ungkap kasus tersebut dari jajaran Polsek di Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan melalui Kasatreskrim AKBP Aris Purwanto, mengungkapkan keberhasilan pengungkapan 77 kasus dengan total 62 tersangka.

banner 325x300

“Kasus yang berhasil diungkap meliputi
Pencurian dengan pemberatan (Curat): 16 kasus dengan 15 tersangka. Pencurian dengan kekerasan (Curas) 6 kasus dengan 9 tersangka, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) 55 kasus dengan 38 tersangka,” ungkap AKBP Aris Purwanto, pada jumpa persnya, Senin (18/11/2024).

Baca Juga :  Kejari Tanjung Perak Eksekusi Buronan Welly Kasus Penggelapan di Surabaya

Modus Operandi dan Barang Bukti
Modus operandi para pelaku Curat meliputi memanjat pagar, merusak gembok pintu atau jendela, sementara pelaku Curas menggunakan ancaman senjata tajam untuk merampas barang korban. Adapun pelaku Curanmor kerap menggunakan kunci T atau alat khusus untuk mencuri kendaraan.

Baca Juga :  IPW Desak Kapolri Periksa Kasus Dugaan Pemerasan Tersangka Anak Pemilik Prodia Rp 20 Miliar

“Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 18 unit sepeda motor (15 dalam kondisi baik, 3 rusak), 5 unit handphone, 22 bilah senjata tajam, 10 buah kunci T. Berbagai alat lainnya seperti magnet, obeng, dan dompet. Sebagian besar kasus terjadi di permukiman (36 kasus) dan jalan raya (12 kasus),” terangnya.

Baca Juga :  Vonis Fariz RM Ditunda, Tim Kuasa Hukum Deolipa Yumara Minta Majelis Hakim Bacakan Langsung Putusan

Aris Purwanto menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polrestabes Surabaya untuk menciptakan rasa aman di masyarakat.
“Kami berupaya menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat,” Pungkasnya.

Atas perbuatannya, kini para pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 363 KUHP, Pasal 365 KUHP. (SA)

Example 300250
Example 120x600