Example floating
Example floating
Example 728x250
Kejaksaan

Kejati Kaltara Usut Kasus Dugaan Korupsi Kredit Bank BRI ke PT SSP Senilai Rp596 Miliar

22
×

Kejati Kaltara Usut Kasus Dugaan Korupsi Kredit Bank BRI ke PT SSP Senilai Rp596 Miliar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tanjung Selor – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) dibawah komando Kajati Kaltara Yudi Indra Gunawan bergerak cepat mengusut kasus dugaan korupsi besar.

Kasus ini terkait pemberian fasilitas kredit oleh Bank BRI kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT SSP, di Kabupaten Nunukan. Nilai kredit fantastis tersebut diperkirakan mencapai Rp596 miliar.

banner 325x300

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria, menyatakan pemberian dana tersebut sudah mengalir sejak tahun 2017 hingga 2025. Sedangkan penyelidikan ini sudah bergulir sejak April 2026.

Baca Juga :  Kejari Karawang Sita Barang Bukti Rp101 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Petrogas Persada

Hingga kini, tim penyidik Pidsus Kejati Kaltara telah memeriksa sekitar 30 orang saksi untuk mengungkap praktik rasuah tersebut. Para saksi yang diperiksa berasal dari berbagai unsur di antaranya pihak PT SSP selaku penerima modal, manajemen Bank BRI selaku penyalur kredit, pengurus Koperasi Serba Usaha (KSU) atau Plasma, serta tim penilai independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Baca Juga :  Kejari Jakarta Timur Musnahkan Ribuan Barang Bukti Narkotika dan Obat Ilegal

“Tim Penyidik telah menemukan adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam pemberian fasilitas kredit tersebut,” ujar Samiaji Zakaria, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  Tim Tabur Kejati Kaltara Tangkap Ahmad Bin Hanapi, DPO Kasus Kehutanan di Bulungan

Samiaji menegaskan bahwa fokus penyidikan saat ini adalah membuktikan alur pencairan dana tersebut. Penyidik ingin memastikan apakah ada aturan yang dilanggar saat proses persetujuan modal.

“Kami terus mendalami bagaimana mekanisme fasilitas kredit itu diberikan, hingga bagaimana kemudian fasilitas kredit ini dijalankan” pungkas Samiaji Zakaria.(Amri)

Example 120x600