SURABAYA – Tidak usai sampai di sini, sejak sebelum lebaran Idul Fitri hingga polisi menggelar rilis pelaku pencurian motor (ranmor), namun hal itu tetap saja kawasan Pakal, Surabaya masih rawan maling.
Kini yang menjadi korban yaitu Luluk Suratin (53), pemilik toko kelontong di kawasan Pakal Sumberan Baru II B, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal, Surabaya, Rabu (15/4/2026) pagi. Kehilangan sebuah handphone (HP) Poco warna putih.
HP miliknya digondol maling sekitar pukul 07.00 WIB di Toko kelontong Surya Makmur. Saat itu, korban berada di dalam rumah plus toko.
“Saya mendengar ada yang memanggil dari toko. Saat saya keluar, sempat terlihat sekilas seorang laki-laki keluar dari toko. Namun, ketika saya sampai di depan, orang tersebut sudah tidak ada,” ujar Luluk.
Setelah itu, korban kembali ke dalam rumah, sementara suaminya masih berada di rumah dan belum berangkat kerja. Tidak lama kemudian, korban kembali ke depan toko untuk melakukan aktivitas ringan.
Beberapa saat berselang, seorang tetangga datang meminta bantuan untuk melakukan transfer uang. Saat hendak mengambil handphone miliknya di dalam toko, korban baru menyadari bahwa hpnya telah hilang digondol maling.
Korban menduga HP miliknya diambil oleh pria yang sebelumnya datang ke toko dengan berpura-pura sebagai pembeli.
Sementara itu, saksi mata bernama Zain (36) mengaku melihat dua pria mencurigakan di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, ia sedang memperbaiki sepeda motor di depan rumahnya.
“Saya melihat dua pria muda. Satu orang masuk ke toko mengenakan jaket merah, sementara satu lainnya menunggu di atas sepeda motor dengan mengenakan baju hitam. Orangnya bertubuh kurus dan terlihat masih muda,” kata Zain.
Ia menambahkan, kedua pria tersebut tampak tergesa-gesa saat meninggalkan lokasi. Mereka segera menyalakan sepeda motor dan melaju dengan kecepatan tinggi ke arah selatan.
“Saya sempat curiga karena mereka langsung tancap gas dengan cepat. Beberapa menit kemudian, saya mendapat kabar bahwa ada kehilangan hp di toko tersebut,” tambahnya.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian berupa satu unit HP Poco berwarna putih. Atas kejadian ini, korban pun melaporkan hal ini ke pihak kepolisian setempat.
Hingga saat ini, kasus tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian setempat.(Ham)



















