SURABAYA – Pasca rilis pelaku pencurian motor (curanmor) di kawasan wilayah hukum Polsek Pakal, Polrestabes Surabaya kembali dibobol maling, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB (sore).
Aksi curanmor tersebut semenjak sebelum lebaran hingga saat ini dinilai di kawasan Pakal Surabaya terkesan rawan maling. Keamanan di wilayah pakal pun dinilai sangat diragukan, karena terlalu sering atau rawannya kejadian curanmor yang menghantui warga sekitar.
Berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor: LP/B/29/IV/2026/SPKT UNIT RESKRIM/POLSEK PAKAL/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR. Korban Deviterwanto (40), warga Sidorejo Gang 1 No. 8-B, Pakal Surabaya melaporkan kejadian tersebut, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul WIB di Mapolsek Pakal Surabaya.
Korban mengatakan bahwa peristiwa kehilangan terjadi pada hari yang sama. Sekitar pukul 15.00 WIB, korban memarkirkan sepeda motor miliknya, Honda Beat warna hitam tahun 2014 dengan nomor polisi L 3093 TV di depan rumah dalam kondisi tidak terkunci setang.
Selanjutnya, korban masuk ke dalam rumah sekitar waktu Magrib, yakni pukul 17.50 WIB. Saat keluar rumah kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan maksud memindahkan kendaraannya, korban mendapati sepeda motor tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp8.000.000.-
Saksi Mataji, pemilik warung di depan gang, mengaku sempat melihat seseorang mengenakan baju merah dan memakai masker mulut masuk ke dalam gang. “Saya melihat ada orang memakai baju merah dan memakai masker masuk ke gang ini. Saya kira ada keperluan, jadi saya biarkan,” ujarnya.
Sementara saksi lain, Deratik juga mengatakan melihat seseorang mondar-mandir di gang yang diketahui merupakan jalan buntu. “Saya melihat orang berbaju merah dan memakai masker mondar-mandir di gang. Karena tidak curiga, saya tidak sempat menanyakan. Tidak lama kemudian, saya mendapat kabar bahwa motor milik Deviterwanto hilang sekitar pukul 19.00 WIB,” tambahnya.
Sementara atas kejadian tersebut, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kapolsek Pakal Surabaya, atas diduganya kawasan Pakal yang dinilai rawan maling.(Ham)



















