Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahSurabaya

Ricuh, Kelompok Debt Collector Keroyok dan Sabet Petugas Valet Klub Malam di Surabaya

0
×

Ricuh, Kelompok Debt Collector Keroyok dan Sabet Petugas Valet Klub Malam di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BAROMETER – Kericuhan di Surabaya melibatkan kelompok debt collector dan petugas valet parkiran klub malam AmbYar, Surabaya, Sabtu, pada 25 Juli 2026 dini hari. Kejadian mengakibatkan sedikitnya tiga orang mengalami luka dan kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi bahwa diduga kelompok debt collector berasal dari salah satu ormas, sementata petugas valet merupakan anggota perguruan silat.

banner 325x300

Keributan bermula saat dua orang yang diduga debt collector mendatangi lokasi untuk menarik sebuah mobil yang disebut menunggak cicilan.

Kendaraan tersebut diketahui sedang terparkir di area parkir klub malam. Informasi itu bahwa, mobil tersebut diduga milik seorang disc jockey (DJ) yang tampil di tempat hiburan tersebut.

“Mobil itu terparkir di parkiran AmbYar, lalu debt collector meminta kuncinya. Katanya mobil itu milik DJ yang ada di AmbYar,” ujar sumber, Minggu (26/7/2026).

Salah satu debt collector mengaku mendapat informasi bahwa kendaraan dapat ditarik di lokasi tersebut sehingga tetap bersikeras meminta kunci kepada petugas valet.

“DJ itu nyuruh debt collector kalo mau narik mobilnya di ambyar aja. Makanya pihak debt collector ngotot minta kunci ke petugas valet,” imbunya.

Baca Juga :  Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Namun, karena merasa bertanggung jawab atas titipan mobil yang terparkir di area tersebut. Pihak valet pun tetap berusaha mempertahankan, dan disitulah kericuhan terjadi akibat kesalahpahaman antara kedua belah pihak.

Kelompok debt collector kemudian meninggalkan lokasi, namun beberapa saat kemudian kembali dengan jumlah yang lebih banyak. “Setelah itu mereka kembali berkelahi. Informasinya ada dua petugas keamanan yang mengalami luka bacok, sementara dari pihak debt collector ada satu orang yang jarinya putus,” ungkapnya.

Keributan baru dapat dihentikan setelah aparat keamanan datang langsung ke lokasi.

Selang satu hari, kelompok silat pun mencoba menggeruduk markas para debt kolektor yaitu markas ormas di jalan Tengku Umar. Keributan susulanpun terjadi setelah bentrokan antara petugas valet Club Malam AmbYar dan kelompok debt collector yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka bacok.

Massa yang diduga merupakan anggota salah satu perguruan pencak silat mendatangi markas sebuah organisasi kemasyarakatan di Jalan Teuku Umar, Surabaya, Minggu, 26 Juli 2026 dino hari.

Berdasarkan informasi, massa bergerak dari depan Club Malam AmbYar dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 02.00 WIB. Aksi tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial dan grup percakapan.

Baca Juga :  Antusias Masyarakat, 2 Ton Bahan Pangan di Mapolsek Simokerto Ludes

Setibanya di Jalan Teuku Umar, aparat kepolisian yang telah bersiaga langsung melakukan pengamanan untuk mencegah bentrokan susulan.

Polisi mengimbau massa agar tidak berkerumun dan segera meninggalkan lokasi guna menghindari meluasnya konflik.

Terkait kejadian tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan mematuhi arahan petugas.
“Kami mengupayakan warga yang berkumpul di sini kami imbau untuk segera masuk ke dalam. Sudah malam untuk istirahat,” ujarnya.

Luthfie juga memerintahkan jajarannya untuk memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembacokan saat keributan di Club Malam AmbYar. “Segera cari pelakunya yang kemarin, pelaku pembacokan itu segera ditangkap. Termasuk kelompok yang menyerang yang barusan, kita akan lakukan tindakan hukum,” tegasnya.

Saat itu, insiden di Jalan Teuku Umar diduga kembali menimbulkan korban. Sedikitnya dua orang dikabarkan mengalami luka.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait identitas maupun kondisi para korban.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan keterlibatan pihak-pihak yang melakukan penyerangan maupun aksi balasan.

Baca Juga :  Satreskoba Polres Tanjung Perak Amankan Pengedar Sabu Asal Sidosermo

Namun, pada Senin, 27 Jul 2026 dini hari,
suasana mencekam saat ratusan massa yang diduga hendak bentrok di Jalan Teuku Umar Surabaya. Massa itu disebut berasal dari salah satu perguruan silat. Di tengah ketegangan itu, polisi langsung mengamankan lokasi dan menghadang massa.

Sekitar pukul 01.16 WIB, massa terpantau datang secara bergerombol dengan mengendarai sepeda motor.

Sejumlah orang tampak membawa benda yang diduga senjata tajam, sementara suara gesekan besi dengan aspal terdengar saat mereka melintas.

Aksi tersebut diduga berkaitan dengan bentrokan yang sebelumnya terjadi di depan Kelab Malam AmbYar di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya pada Sabtu (25/7/2026) dini hari lalu.

Massa kemudian memenuhi kawasan Jalan Pandegiling dan berupaya masuk ke Jalan Teuku Umar. Namun, pergerakan mereka berhasil dihentikan petugas gabungan yang telah berjaga di lokasi.

Dalam situasi tersebut, beberapa orang yang mengenakan masker dan hoodie hitam diduga melakukan provokasi.

Petugas juga mendapati adanya petasan dan benda yang diduga bom molotov yang dilemparkan ke arah personil Dalmas dan Brimob yang membentuk barikade pengamanan.(Ham/Am)

Example 120x600