Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kejaksaan

Kepastian Hukum Kunci Investasi, Ini Visi Kajari Kota Tangerang Pradhana Probo Setyarjo

0
×

Kepastian Hukum Kunci Investasi, Ini Visi Kajari Kota Tangerang Pradhana Probo Setyarjo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KOTA TANGERANG – Bagi sebagian orang, urusan hukum kedengarannya mungkin serem atau kaku banget ya. Tapi, di tangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang yang baru, Pradhana Probo Setyarjo, S.E., S.H., M.H., pandangan itu pelan-pelan mau diubah.

Kepastian hukum bukan lagi sekadar teks kaku di dalam kitab undang-undang, melainkan sebuah pondasi hidup yang dapat menggerakkan roda ekonomi daerah. Bagi Pradhana, hukum dan kesejahteraan masyarakat adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan.

banner 325x300

Di era modern, tantangan penegakan hukum kian kompleks. Pradhana melihat bahwa salah satu hambatan terbesar masuknya investasi di daerah selama ini adalah minimnya kepastian hukum.

“Hukum ini harus menjadi pondasi peningkatan ekonomi. Dengan adanya kepastian hukum, tentunya investasi akan masuk dan ekonomi akan tumbuh,” ujar alumnus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ini, kepada wartawan di ruang kerjanya, usai berkunjung ke kantor DPRD Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga :  Dr. Aqua Dwipayana Apresiasi Kajari Karawang Saat Buka Puasa Bersama

Pradhana mengonsepkan sebuah parameter kepastian hukum yang jelas dan terstruktur, dari poin A hingga E agar para investor memiliki rasa aman dan percaya diri penuh untuk menanamkan modalnya di Kota Tangerang. Jika iklim investasi sehat, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Pergeseran Paradigma

Nah, ada yang menarik lagi nih pas ditanya soal penerapan aturan hukum baru, termasuk soal Plea Bargaining atau pengakuan bersalah dari terdakwa. Pradhana menilai ini sebagai langkah maju.

Menurutnya penegakan hukum sekarang sudah bergeser jauh. “Kalau dulu kan teorinya kayak balas dendam. Nah, sekarang tidak begitu lagi. Kita lebih mengutamakan kemanfaatan hukum itu sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Jaksa Agung Lantik Dr. Abdul Qohar jadi Kajati Jatim Bersama 29 Pejabat Eselon II Lainnya

Hal ini sejalan dengan instruksi Jaksa Agung RI untuk menerapkan hukum yang lebih humanis. Menurut Pradhana, keadilan dan kemanfaatan hukum tidak boleh hanya terasa di atas kertas, melainkan harus benar-benar menyentuh hati dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Rekam Jejak

Dedikasi Pradhana di Korps Adhyaksa tidak tumbuh dalam semalam. Keinginannya untuk menjadi jaksa sudah tertanam sejak kuliah di UPN dulu. Setelah lulus, perjalanan karier Bapak tiga anak ini bener-bener gak main-main. Ia sudah kenyang pengalaman keliling daerah di Indonesia.

Mulai dari jadi Jaksa Fungsional di Capjari Panjang, Bandar Lampung dan Kasubsi Penuntutan pada Aspidum Kejati Lampung. Lalu geser ke Jakarta Utara jadi Kasubsi Prapenuntutan.

Baca Juga :  Kejari Jakut Terima 39 Siswi PPPJ Angkatan 82 untuk PKL, Fokuskan Pembelajaran pada Praktik Lapangan

Selanjutnya jadi Kasi Pidum di Kejari Kalianda, dan Kejari Cilegon. Tidak cuma itu, Ia juga pernah megang posisi Kasi Datun di Kejari Depok, dan Kasi Pidum Kejari Kabupaten Tangerang.

Karir Pradhana langsung melejit setelah sukses menjadi Kasi Pidsus di Kejari Jakarta Selatan, lalu jadi Koordinator di NTB, hingga jadi Kajari di Bengkulu Utara dan Kajari Kabupaten Kediri. Sebelum mendarat di Kota Tangerang, posisi terakhirnya adalah Asintel Kejati Banten.

Berbekal jam terbang yang komplit inilah, Pradhana Probo Setyarjo siap<span;> membawa Kejari Kota Tangerang menjadi lembaga penegak hukum yang tidak hanya tegas. Tetapi juga solutif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(Amri)

Example 120x600