SURABAYA – Pasca kejadian keributan yang menewaskan korban berinisial MRY alias Kentong (24), warga Taman, Sidoarjo, hingga dua hari ini pihak kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku penganiayaan Diskotek Ibiza Surabaya.
Lolosnya pelaku di duga adanya pembiaran dari pihak management Diskotek Ibiza, lantaran disaat kejadian keributan tersebut. Pelaku yang diduga sekelompok teman korban sendiri enggan di amankan. Sehingga pelaku berhasil meloloskan diri.
Kanit Reskrim Polsek Genteng, Polrestabes Surabaya, Iptu Vian Wijaya mengaku bahwa pihaknya belum menangkap pelaku yang menewaskan korban Kentung diskotek ibiza. “Belum,” singkat Vian, saat dikonfirmasi BNN.com, pada Jumat (28/11/2025).
Untuk diketahui, seorang pria berinisial MRY alias Kentong (24), warga Taman, Sidoarjo, tergeletak tewas berlumuran darah di kepala dan badannya, usai keributan bersama kawannya sendiri. Saat berpesta miras merk Saccharum di VIP Sofa 2 Diskotek Ibiza, pada Rabu (26/11/2025) malam.
Diduga keributan itu dipicu efek mabuk miras Saccharum, yang berawal korban saling bercanda bersama gerombolannya. Akhirnya suasana pun berubah menjadi kericuhan hingga saling dorong dan pukul. Dan pertengkaran diduga berlanjut di dalam toilet, dari sana lah korban terlihat keluar dengan kondisi luka berlumuran darah.
Hal itu pun membuat korban tewas berlumuran darah di bagian kepala dan lengan yang ditemukan di dekat sebuah diskotek di Jalan Simpang Dukuh, Surabaya, pada Kamis (27/11/2025) dini hari.(Am)


















