Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEkbisHiburanHukumSurabaya

Festival Pekan Raya Jatim Belum Aman, Pengunjung Kecopetan iPhone 11

9
×

Festival Pekan Raya Jatim Belum Aman, Pengunjung Kecopetan iPhone 11

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA – Festival Pekan Raya Jatim (PRJ) di Kota Surabaya masih belum bisa dinyatakan aman dari kalangan pelaku copet. Pasalnya masih ada Korban copet yaitu Via (24) asal Waru Sidoarjo yang kehilangan Handphone (Hp) jenis iPhone 11, saat mengunjungi Festival PRJ di Grand City Surabaya, pada Minggu (19/10/2025) pukul 19.00 Wib malam.

Via mengaku kehilangan HP iPhone, saat dirinya menghadiri acara PRJ di Grand City. Setelah ia lacak melalui Ime Hp nya, menunjukkan lokasi berada di salah satu tempat di jalan Kenjeran Surabaya.

banner 325x300

“Hp saya hilang, HP iPhone 11. Hilang tadi di dalam Grand city, saat mengunjungi festival PRJ. Ini lokasi HP saya ada di jalan Kenjeran, sebelumnya berada di area WTC,” ujar Via, sembari menunjukkan lokasi hpnya berada.

Baca Juga :  Sidang Penggelapan Uang Perusahaan, Saksi: Terdakwa Tan Ricard Buka Rekening Penampungan Hasil Dana Fiktif

Atas terdeteksinya lokasi tersebut, korban pun mendatangi Mapolsek Genteng, Polrestabes Surabaya. Dengan tujuan meminta bantuan kepolisian untuk mendatangi lokasi tersebut. “Sempat di suruh laporan ke Polrestabes mas. Katanya Polsek Genteng gak punya alat untuk melacak,” terang Via.

Baca Juga :  Luar Biasa, Kejari Surabaya Raih 8 Penghargaan di Rakerda Kejati Jawa Timur

“Hp saya sudah terdeteksi mas lokasinya di daerah jalan Kenjeran. Maksud saya, saya meminta bantuan pihak kepolisian untuk mendampingi saya mendatangi lokasi itu. Itu hp saya, dus box nya ada di rumah. Rumah saya waru mas,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ngopi Kamtibmas Polsek Taman Sari di Glodok, Bahas Solusi Keamanan Lingkungan

Sementara, Bhabinkamtibmas Genteng
Aiptu Suprijadi, saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan bahwa pihaknya tidak mempunyai alat melacak ponsel. Namun pihaknya tetap menerima laporan korban copet, meski sempat ditolaknya.

“Ya mas, mending di Polrestabes Surabaya saja, karena mempunyai alat melacak disana,” dalihnya, juga membenarkan adanya korban copet melapor di Mapolsek Genteng Surabaya.(Am)

Example 300250
Example 120x600