Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHukumSurabaya

Kajati Jatim Terjatuh dari Kursi, Ketua Panitia Lelang Serentak: Alhamdulillah Tidak Apa-apa

0
×

Kajati Jatim Terjatuh dari Kursi, Ketua Panitia Lelang Serentak: Alhamdulillah Tidak Apa-apa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BAROMETER — Kegiatan lelang serentak 2026 yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) alami insiden yang tidak mengenakkan. Hal itu dialami oleh pejabat hukum nomor 1 (satu) di Jatim, yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar, A.F., S.H., M.H, di Mojokerto, pada Selasa (11/8/2026).

Dengan adanya insiden tersebut Panitia Lelang Serentak diduga kurangnya persiapan dalam memberikan tempat atau kursi khusus untuk Kajati Jatim.

banner 325x300

Berlangsung kejadian tersebut membuat orang disekitar panik dan berusaha menolong Kajati Jatim Abdul Qohar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.29 WIB. Saat itu, Abdul Qohar tengah duduk santai di meja ketiga dari depan bersama jajaran Asset Recovery Cantre.

Baca Juga :  Wujud Dukung Progam Ketahanan Pangan, Kajati Jatim Mia Tanam Padi di Gresik

Entah secara tiba-tiba, kursi yang didudukinya mengalami kerusakan hingga membuat Kajati Jatim terjatuh. Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi langsung membantu menolong dan memastikan kondisi Abdul Qohar.

Setelah dibantu berdiri, Abdul Qohar kemudian berpindah dan duduk di bagian depan lokasi acara. Kursi yang sebelumnya digunakan diamankan oleh panitia setelah diketahui mengalami patah pada bagian kaki belakang. “Oh, enggak, enggak ada apa-apa. Kaki kursinya meleot,” ujar Abdul Qohar, pada awak media.

Menurutnya, posisi kursi dan berat badan yang berada di atasnya tidak seimbang.
“Berat badan dengan kursinya tidak seimbang,” tandasnya, sembari tertawa.

Baca Juga :  Satgas PKH Laporkan Capaian Kinerja, Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rp150 Triliun

Sementara itu, Ketua Panitia Lelang Serentak 2026, Djoko Pramoedhiyanto, mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya. “Namanya musibah Gusti Allah yang mengatur semuanya. Kursinya dibungkus, kita juga enggak tahu, kan semuanya besi,” kata Djoko yang menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Penyelesaian Aset pada Asisten Bidang Pemulihan Aset di Kejati Jatim, pada awak media.

Setelah terjadi hal yang tidak diinginkan, Djoko memastikan bahwa kondisi Kajati Jatim dalam keadaan baik. “Alhamdulillah, tidak apa-apa,” pungkasnya.

Insiden tersebut sempat menjadi perhatian peserta dan tamu undangan yang berada di lokasi. Namun, kegiatan Lelang Serentak Jawa Timur 2026 tetap berlangsung dan berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Lelang Barang Rampasan Negara Diburu Ribuan Warga Jawa Timur

Untuk diketahui, Lelang Serentak 2026 se-Jawa Timur berlangsung sejak tanggal 10 – 14 Agustus 2026. Lelang digelar di kawasan belakang Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Timur, Jalan Jatirejo–Jabung Nomor 160, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Dengan berbagai barang rampasan yang di lelang mulai dari Rumah, tanah, alat berat, mobil, motor emas Antam dll.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Kejati Jatim Jawa, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Bank Mandiri, serta Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Jatim.(Ham)

Example 120x600