BAROMETER — Kabupaten Berau kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung panggung provinsi. Debora Irene Winner Silitonga, siswi berprestasi dari SMA Negeri 1 Tanjung Redeb, sukses dinobatkan sebagai Juara I dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang digelar di Samarinda, 11–12 Agustus 2026.
Keberhasilan ini mengukuhkan posisi Debora sebagai yang terbaik di antara seluruh perwakilan pelajar SMA/SMK sederajat se-Kalimantan Timur. Ia dinilai mampu membawa perspektif baru yang segar dalam mengampanyekan keselamatan jalan raya di kalangan generasi muda.
“Kemenangan ini bukan sekadar piala, tetapi sebuah tanggung jawab besar. Saya ingin membuktikan bahwa generasi muda bukan cuma pengguna jalan, tetapi bisa menjadi agen perubahan yang menyelamatkan banyak nyawa lewat edukasi yang kreatif. Mohon doanya untuk perjuangan di tingkat nasional nanti,” ujar Debora dengan nada optimis.
Uji Gagasan, Bukan Sekadar Teori
Kompetisi tahunan ini terkenal ketat dan tidak hanya menguji kemampuan akademis di atas kertas. Para peserta dituntut memiliki kepedulian tinggi serta solusi konkret terhadap isu keselamatan jalan raya yang kian krusial.
Seluruh kontestan harus melewati serangkaian penilaian berlapis. Mulai dari uji kompetensi regulasi lalu lintas, presentasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk memecahkan problem transportasi, hingga unjuk kreativitas dalam mengemas kampanye keselamatan publik.
Debora tampil memukau di hadapan dewan juri. Kombinasi kedalaman materi KTI, penguasaan masalah lapangan, serta gaya penyampaian pesan yang persuasif berhasil mengantarkannya ke podium tertinggi, menyisihkan para pesaing berat dari berbagai kabupaten dan kota lain.
Dari Berau Menuju Nasional
Prestasi emas ini disambut gembira oleh pihak sekolah dan seluruh masyarakat Bumi Batiwakkal. Kepala Dinas Perhubungan setempat turut memberikan apresiasi tinggi dan berharap gagasan yang dibawa Debora dapat segera diimplementasikan secara nyata.
“Ini adalah prestasi yang luar biasa bagi Bumi Batiwakkal. Gagasan keselamatan jalan yang dibawa oleh Debora sangat segar dan aplikatif. Kita berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh pelajar di Berau untuk lebih peduli dan disiplin dalam berlalu lintas,” tegas Kadis Perhubungan.
Perjuangan remaja cerdas ini masih berlanjut. Sebagai pemegang gelar juara provinsi, Debora Irene otomatis mengantongi tiket emas untuk mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Nasional yang akan segera digelar di Jakarta.
Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu bertransformasi menjadi agent of change demi terciptanya budaya tertib lalu lintas yang menyelamatkan nyawa. (Amri)

















