Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahSurabaya

Ketua DPRD Kota Surabaya Respon Aduan Pasutri Lumpuh Selama 30 Tahun

1
×

Ketua DPRD Kota Surabaya Respon Aduan Pasutri Lumpuh Selama 30 Tahun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BAROMETER – Ketua DPRD Kota Surabaya, H. Syaifudin Zuhri, S.Sos., merespons cepat laporan mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami keluarga Bapak Choliq.

Hal itu disampaikan, saat awak media melakukan konfirmasi dan mendapatkan respons. “Ok, tindak lanjut,” singkatnya, yang menunjukkan bahwa laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

banner 325x300

Kepala keluarga, pasangan suami istri (pasutri) yaitu Choliq (60) mengalami gangguan penglihatan (buta) dan istri, Chrisnowati Ria Ningsih (54), mengalami kelumpuhan sehingga tidak dapat berjalan. Kondisi tersebut telah mereka alami selama kurang lebih 30 tahun.

Pasangan ini memiliki tiga anak perempuan, yakni Cholila (24), Aisyah (20), dan Vaiza (19). Ketiganya terpaksa menghentikan pendidikan akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Cholila putus sekolah, Aisyah berhenti saat duduk di kelas II SMA 12 Surabaya, sedangkan Vaiza berhenti saat kelas II SMP Imam Syafi’i Surabaya.

Baca Juga :  Viral, Seorang Anak di Surabaya Terjebur di Gorong-gorong terbawa arus

Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk memenuhi kebutuhan makan dan membayar biaya sewa tempat tinggal, mereka hanya mengandalkan bantuan dari para dermawan. Bahkan, mereka harus berpindah-pindah tempat kos karena tidak mampu membayar biaya sewa.

Dalam keterangannya, Choliq berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi keluarganya.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Bapak Ketua DPRD Kota Surabaya H. Syaifudin Zuhri, S.Sos., serta dinas terkait, agar dapat memberikan perhatian kepada keluarga kami. Sudah puluhan tahun saya mengalami gangguan penglihatan hingga tidak dapat melihat, sedangkan istri saya mengalami kelumpuhan dan tidak bisa berjalan. Kondisi ini membuat kami sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kami juga merasa sedih karena ketiga anak kami terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Besar harapan kami agar pemerintah dapat membantu kami melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, serta tempat tinggal yang layak, seperti rumah susun, sehingga kami dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Choliq.

Baca Juga :  Sekretaris PP IKAHI Bidang Advokasi Desak Aparat, Agar Pelaku Penikam Hakim PA Batam Segera Ditangkap

Melalui laporan tersebut, disampaikan pula permohonan kepada Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Sosial, serta instansi terkait agar memberikan bantuan sosial, layanan kesehatan, dukungan pendidikan bagi anak-anak mereka, serta penyediaan tempat tinggal yang layak, seperti rumah susun (rusun).

Baca Juga :  JAM Pidum Setujui RJ 4 Perkara Narkotika, 2 dari Kejari Jakarta Timur

Respons cepat Ketua DPRD Kota Surabaya diharapkan menjadi langkah awal dalam percepatan penanganan keluarga tersebut. Sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Surabaya, dan perangkat daerah terkait diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret sehingga keluarga Bapak Choliq dapat memperoleh haknya sebagai warga negara untuk hidup secara layak serta mendapatkan perlindungan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak pelapor menyampaikan apresiasi atas respons Ketua DPRD Kota Surabaya yang dinilai cepat dalam menanggapi aduan masyarakat. Mereka berharap tindak lanjut dari instansi terkait dapat segera direalisasikan agar keluarga Choliq memperoleh bantuan yang dibutuhkan.(Ham)

Example 120x600