Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
POLRISurabaya

Ngaku Polisi Perak, Tiga Pria Ini Salah Gerebek Pelaku Ranmor di Tanah Merah

×

Ngaku Polisi Perak, Tiga Pria Ini Salah Gerebek Pelaku Ranmor di Tanah Merah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA – Seorang pria bernama Suryanto dan dua rekannya mengaku anggota Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak salah gerebek di sebuah rumah warga di jalan Tanah Merah, Kenjeran Surabaya, pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 13.30 Wib (siang).

Penggeledahan itu dilakukan di rumah Rizal (35) di jalan Tanah Merah. Oleh tiga oknum itu, Rizal dituding sebagai pelaku pencurian motor (ranmor) motor Honda Scoopy di kawasan Kalilom Lor, kecamatan Kenjeran Surabaya.

banner 325x300

“Saya kaget, mereka ketok pintu dan langsung masuk gerebek dan geledah rumah saya. Saya gak tahu apa-apa. Saya juga sempat bantah, karena saya tidak berbuat,” ujar Rizal, saat ditemui BNN.com, pada Kamis (18/12/2025) malam.

Baca Juga :  BNNP Jatim Pantau Diskotek Stasiun, Pasca Ditangkapnya Bandar Inex

Rizal mengaku shok atas perilaku tiga pria yang mengaku polisi tanjung perak itu. “Saya shok mas, saya gak tahu apa-apa. Tapi mereka waktu itu memaksa masuk dan geledah acak-acak rumah saya. Saya sempat membantah dan meminta untuk di panggil kan Ketua RT dan warga saya sebagai saksi penggeledahan. Tapi gak di gubris,” akunya, masih membayangkan pengamalan buruknya di saat tiga oknum itu salah gerebek di rumahnya.

Baca Juga :  Rugikan Negara Rp3 Miliar, Petinggi PT Perikanan Surabaya Jadi Tersangka

Dia juga menambahkan bahwa tiga oknum tersebut datang dengan sebuah mobil Toyota Innova berwarna kuning emas yang tepat berhenti di depan rumahnya.

“Mereka turun dari mobil itu dan mengaku sebagai anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Salah satunya memperkenalkan diri bernama Suryanto. Mereka masuk, saya langsung di suruh kooperatif. Setelah dilakukan penggeledahan saya mau di bawa, tapi saya tolak. Karena saya merasa gak berbuat,” tambahnya.

Baca Juga :  Optimalisasi Program Jaga Desa, Kejaksaan dan BPD Perkuat Fondasi Pembangunan Berbasis Zero Corruption

Sementara, atas kejadian tersebut Rizal mengalami Shok dan masih menjadi trauma begitu juga anaknya yang masih balita umur 7 tahun melihat langsung kejadian itu. “Pas kejadian itu, saya bersama anak saya umur 7 tahun. Anak saya lihat langsung atas kejadian itu, saya takut anak saya juga mengalami ganguan mental,” pungkas Rizal.

Atas kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Prasetyo S.I.K, saat dikonfirmasi terkait adanya hal itu belum menjawab, pada Kamis (18/12/2025) malam.(Am)

Example 120x600