Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahNusantaraSurabayaTNI/Polri

Polsek Simokerto Amankan Tawuran Antar Remaja di Sidodadi Surabaya

×

Polsek Simokerto Amankan Tawuran Antar Remaja di Sidodadi Surabaya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA — Polsek Simokerto, Polrestabes Surabaya amankan sejumlah remaja yang terlibat dalam aksi tawuran di kawasan Jalan Sidodadi Baru pada Selasa (9/9/2025) malam.

Kapolsek Simokerto, Kompol Didik Triwahyudi, SH, memimpin langsung proses pengamanan didampingi Pawas Iptu Hendri Maulana, SH, MH, bersama jajaran Piket Fungsi, Unit Reskrim, dan Bhabinkamtibmas.

banner 325x300

Tawuran tersebut dipicu oleh saling ejek antar kelompok remaja dari kawasan Sidokapasan dan Sidonipah melalui media sosial Instagram. Ketegangan berlanjut ketika sekelompok remaja Sidokapasan yang sedang bermain sepak bola mendapat provokasi dari sekelompok remaja Sidonipah yang melintas dengan sepeda motor sambil mengejek.

Baca Juga :  Kejati Kaltim Geledah Kantor dan Rumah Direktur PT. Erda Indah Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp15 Miliar

Aksi saling kejar kemudian berujung bentrokan di beberapa titik, mulai dari Gang II Jalan Sidodadi Baru, hingga ke depan kawasan Es Permen Karet dan Jalan Simolawang. Tawuran sempat terjadi hingga tiga kali dengan jumlah peserta yang terus bertambah.

Pihak kepolisian bertindak cepat dengan membubarkan aksi tersebut dan langsung melakukan pendataan terhadap remaja yang terlibat. Orang tua dan tokoh masyarakat juga dilibatkan dalam proses pendampingan.

Baca Juga :  Petugas Gabungan Simokerto Sidak Lokasi Judi Merpati di Bantaran Rell Kapasari

Hingga Rabu siang (10/9/2025), tujuh remaja telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses pemanggilan masih berlangsung dan situasi di lapangan saat ini dalam keadaan aman dan terkendali.

“Kami akan terus melakukan pembinaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, dan tokoh masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Kapolsek Simokerto.

Baca Juga :  Sidang Pasutri Dituding Serobot Tanah, Ini Kata 3 Saksi Warga Donokerto

Dalam kasus ini, pihak kepolisian mengambil langkah preventif dan persuasif, dengan fokus pada edukasi kepada remaja serta pendekatan kekeluargaan. Diharapkan langkah ini bisa memutus rantai konflik dan mencegah terjadinya aksi balasan.

Kapolsek juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama penggunaan media sosial yang menjadi salah satu pemicu utama konflik antar kelompok remaja.(Am)

Example 120x600