Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Kajari Kota Bogor Dr. Agus Wirawan Dianugerahi Gelar Pendekar Pencak Silat Jawa Barat

×

Kajari Kota Bogor Dr. Agus Wirawan Dianugerahi Gelar Pendekar Pencak Silat Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bogor, BAROMETER — Komitmen terhadap pelestarian budaya lokal dan nilai-nilai kearifan tradisional di Jawa Barat kembali mendapat apresiasi tinggi. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor, Dr. Agus Wirawan Eko Saputro, S.H., M.H., secara resmi dianugerahi gelar kehormatan budaya sebagai “Pendekar Pencak Silat Jawa Barat”.

Prosesi penganugerahan yang sarat akan nilai tradisi ini berlangsung khidmat di Gedung Anggrek, Kebun Raya Bogor, pada Jumat (25/9/2026). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Padepokan Pencak Silat Sangsaka Buana Indonesia melalui penyerahan Serat Wawangi.

Pemberian gelar “Pendekar Pencak Silat Jawa Barat” ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi atas perhatian, dedikasi, serta dukungan nyata Dr. Agus Wirawan terhadap eksistensi pencak silat tradisional. Seni bela diri ini dinilai sebagai pilar penting dari kekayaan budaya Tatar Sunda Jawa Barat.

banner 325x300

Dalam Serat Wawangi yang diserahkan, Dr. Agus dipandang telah aktif berkontribusi dalam “ngarumule pencak silat tradisional budaya Tatar Sunda Jawa Barat”. Istilah tersebut memiliki makna mendalam, yaitu tindakan nyata dalam menjaga, merawat, sekaligus melestarikan pencak silat agar tidak punah ditelan zaman.

Baca Juga :  Provocationi Obstare, Tekanan Provokasi Adu Domba Merusak Tatanan Keharmonisan Kekerabatan

Perlu digarisbawahi bahwa gelar yang disematkan ini merupakan gelar kehormatan budaya. Penghargaan ini tidak berkaitan dengan gelar akademik maupun jabatan kedinasan, melainkan sebuah simbol ikatan kultural yang kuat antara tokoh masyarakat dengan komunitas pelestari adat.

Pencak Silat: Membentuk Karakter dan Integritas Bangsa

Dalam sambutannya, Kajari Kota Bogor menyatakan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk penghormatan pribadi. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya merawat warisan leluhur nusantara.

Baca Juga :  Warga Surabaya Keluhkan SPMB Jatim Lemah Dalam Jalur Domisili

“Pencak silat bukan hanya tentang kemampuan bela diri, tetapi juga mengandung nilai disiplin, keberanian, ketekunan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang berkarakter dan berintegritas,” ujarnya.

Dr. Agus Wirawan Eko Saputro juga menekankan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab kolektif. Generasi muda harus terus diberikan ruang dan stimulasi agar dapat mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri di tengah gempuran modernisasi.

Baca Juga :  Masih Terbaring Lemah Pascakecelakaan, Keluarga Korban Pekerja MBG Keluhkan Proses Pengajuan Biaya Pengobatan

Sinergi Penegak Hukum dan Komunitas Adat

Selain penyerahan gelar, prosesi ini juga dibarengi dengan doa dan harapan terbaik yang tertuang dalam Serat Wawangi. Komunitas adat mendoakan agar sang Kajari senantiasa dianugerahi “mulus rahayu, berkah, salamet, jembar manah” (keselamatan, keberkahan, dan kelapangan hati) dalam mengemban amanah.

Acara yang berlangsung di jantung Kota Bogor ini sukses menjadi pemantik sinergi yang lebih erat antara institusi penegak hukum, elemen masyarakat, dan komunitas pelestari budaya.

Dengan diterimanya gelar ini, Dr. Agus Wirawan diharapkan dapat terus menginspirasi publik untuk menjaga jati diri bangsa melalui pelestarian pencak silat tradisional Jawa Barat sebagai bagian dari kekayaan nasional.

Example 120x600