Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHukumSurabaya

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Makam Pakal, Pengacara Korban: Hasil Otopsi Ada Memar

37
×

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Makam Pakal, Pengacara Korban: Hasil Otopsi Ada Memar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA – Seorang pemuda berinisial FP (25) Warga Benowo gang V, Pakal Surabaya ditemukan tewas tergeletak di lahan makam Raci, kelurahan Benowo, kecamatan Pakal Surabaya, pada Minggu (08/12/2024) sekira pukul 17.00 Wib (sore).

Berdasarkan Informasi masyarakat, setelah ditemukan adanya mayat tersebut. Pihak kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Waktu itu sudah ada pihak kepolisian melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban tersebut,” kata sumber yang enggan namanya di online kan, pada Senin (7/1/2025).

banner 325x300

Didik selaku Pengacara korban FP yang tewas di lahan kosong mengatakan, akan melanjutkan dan mendampingi keluarga korban untuk melaporkan. “Kami sebagai kuasa hukum tetep melanjutkan dan mendampingi keluarga korban untuk laporan,” kata Didik, saat dikonfirmasi BNN.com, pada Rabu (8/1/2025).

Baca Juga :  Tersangka KDRT dr Meiti Muljanti Belum Dilimpahkan di Kejari Surabaya, Ada Apa?

Pihaknya juga menyebutkan bahwa kematian korban ditemukan memar organ ditubuhnya. “Sementara kami sebagai kuasa hukum mendengar penjelasan dari Kanit Reskrim Polsek Pakal, soal hasil otopsi ada memar dalam organ tubuh, akibat benturan benda tumpul,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Penganiyaan, PB Residivis Narkotika Iman Sumantri Gugur

Meski hasil otopsi menyebutkan adanya memar di tubuh korban, ia belum berani menyimpulkan adanya dugaan Kekerasan terhadap korban. “Kami sebagai kuasa hukum dan juga kepolisan belum berani menyimpulkan apapun hasil otopsi tersebut. Kami kuasa hukum tetep mengawal dan menghormati proses hukum yang ada,” terangnya.

Namun, pihaknya tetap akan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.”Keluarga melaporkan dulu. Mohon maaf kami tidak berani menyimpulkan hasil otopsi sebelum ada LP. Setelah LP biar dari kepolisan yang menyampaikan,” pungkas Didik.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Dugaan Korupsi, Kejari Jakpus Geledah Pengadaan PDNS di Kemenkominfo

Terpisah, saat dikonfirmasi, pada Rabu (8/1/2025) Kapolsek Pakal, Polrestabes Surabaya Kompol I Made Jati Negara SH melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang Setiawan, saat dikonfirmasi atas perkembangan penyebab kematian FP, sejak Minggu, 8 Desember 2024 kemarin, hingga saat ini, pihaknya belum merespon.(Am)

Example 300250
Example 120x600