Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

DKI Jakarta Dorong Penanganan Stunting Lewat Pos Gizi di Tamansari

104
×

DKI Jakarta Dorong Penanganan Stunting Lewat Pos Gizi di Tamansari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah ibu kota. Salah satunya dilakukan di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, melalui pembentukan Pos Gizi Tamansari Peduli yang dipusatkan di Kelurahan Krukut, pada Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini merupakan proyek percontohan bagi kelurahan lain, khususnya dalam penanganan bayi stunting dan bayi bawah garis merah (BGM). Pos Gizi ini menjadi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan RSUD Tamansari, Puskesmas Kecamatan, UPPPD, jajaran kelurahan, kader PKK, serta Posyandu setempat.

banner 325x300

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Tamansari tumbuh dengan sehat dan terpenuhi kebutuhan gizinya,” kata Camat Tamansari, Tumpal Hasiholan A., dalam keterangannya.

Baca Juga :  Angkat Kasus Intimidasi Jurnalis, Iwakum Tambah Pemohon dalam Uji Materi UU Pers

Berdasarkan data terkini, terdapat 4 bayi stunting dan 6 bayi BGM di Kelurahan Krukut. Kondisi ini, menurut Tumpal, menjadi indikator bahwa masih ada tantangan dalam pola pengasuhan dan pemenuhan gizi anak, yang turut dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  SHI Apresiasi Pidato Presiden Prabowo dalam Laptah MA 2024

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini meliputi penimbangan dan pengukuran balita, demo masak menu 4 sehat 5 sempurna, pembagian sembako, pemberian bubur bergizi, hingga edukasi untuk para orang tua. Selain itu, dilakukan pula pemantauan selama 14 hari guna melihat pola asuh dan asupan gizi anak secara berkelanjutan.

“Target kami adalah agar orang tua bisa lebih siap dalam memberikan pola asuh yang tepat, sekaligus memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk membeli makanan sehat bagi keluarga,” ujar Tumpal.

Baca Juga :  Jaksa Agung Lantik JAM Pidmil dan Patris Yusrian Jaya jadi Kajati DKJ

Ia menambahkan, upaya ini selaras dengan amanat konstitusi negara dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya dalam mengatasi kelaparan dan penyakit yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.

Pemerintah berharap, melalui langkah ini, tercipta generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas, sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. (Ram)

Example 300250
Example 120x600