Example floating
Example floating
Example 728x250
Nusantara

Cetak Prestasi Gemilang, 77 Persen Santri SMK Ponpes Al Washilah Jakarta Tembus PTN

0
×

Cetak Prestasi Gemilang, 77 Persen Santri SMK Ponpes Al Washilah Jakarta Tembus PTN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Washilah Jakarta sukses menggelar prosesi Tasyakkur Akhirussanah Angkatan ke-38 Tahun Ajaran 2025/2026 pada Minggu (14/6/2026). Di balik kekhidmatan acara yang dihadiri ribuan jemaah tersebut, pesantren ini menorehkan catatan akademis membanggakan, sebanyak 77 persen santri kelas XII SMK berhasil masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Secara total, terdapat 20 dari keseluruhan 26 santri kelas akhir di SMK Al Washilah 1 yang dinyatakan lolos seleksi kampus negeri. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan berbasis pesantren mampu mencetak generasi yang unggul, baik secara spiritual maupun intelektual.

banner 325x300

Kepala Sekolah SMK Ponpes Al Washilah, Gus Lukmanul Hakim, S.Sos.I., M.Sos menegaskan bahwa prestasi ini mematahkan stigma lama mengenai daya saing lulusan pesantren.

Baca Juga :  Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Rumah Tidak Layak Huni di Desa Leku

“Capaian ini menjadi bukti konkrit bahwa kualitas dan daya saing santri tidak kalah dengan siapa pun. Mereka tidak hanya mengaji, tetapi juga mampu bersaing ketat dalam ranah akademik di tingkat nasional,” ujar Gus Lukman dalam sambutannya.

Benteng Moral di Era Digital
Selain mengumumkan kelulusan PTN, agenda tahunan ini juga memberikan apresiasi kepada santri berprestasi dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMP. Penghargaan diberikan untuk beberapa kategori, mulai dari lulusan terbaik hingga hafalan Al-Qur’an (tahfidz) terbaik.

Pengasuh Ponpes Al Washilah, KH Muhammad Sahidi Rahman, M.A., mengingatkan para wali santri akan pentingnya menjaga komitmen pendidikan agama. Di tengah maraknya tantangan zaman seperti tawuran, narkoba, hingga kriminalitas remaja, pesantren hadir sebagai lingkungan yang menyelamatkan moral generasi muda.

Baca Juga :  Sukses Gelar Weekend Festival, PKS Gedebage Berdayakan Warga Lewat Aksi Sehat dan Peduli Lingkungan

“Di luar sana masih banyak anak-anak yang jauh dari ajaran agama dan tidak memiliki akhlakul karimah. Pesantren hadir untuk membentuk karakter tersebut,” ujarnya.

KH Muhammad Sahidi juga berpesan agar para alumni tidak cepat puas dan menganggap kelulusan ini sebagai akhir dari perjalanan. “Para santri akan memasuki pesantren yang lebih besar, yaitu kehidupan di tengah masyarakat. Karena itu, jangan pernah berhenti menuntut ilmu, jaga akhlak, dan jaga nama baik almamater,” tambahnya.

Kemeriahan acara yang berlangsung sejak pagi ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang syahdu oleh Ustadz Abdul Shomad. Suasana religius semakin kental menjelang akhir acara saat Ustadzah Puput Melati memimpin gema sholawat dan doa bersama.

Baca Juga :  Ian Firstian Aldhi Resmi Bergelar Doktor dengan Disertasi Smart City Surabaya

Sejumlah tokoh penting dan dewan pengasuh tampak hadir di garis depan, di antaranya Pengasuh Sepuh Ponpes Al Washilah Hj. Nyai Siti Fuaedah, Pimpinan Yayasan KH Moh. Hasyim Adnan, serta jajaran pengasuh lainnya seperti Prof. KH Ahmad Sanusi, KH Abdul Wahab, Hj. Atie Rohayati, dan Siti Suaebah Aslamiyah.

Melalui momentum Angkatan ke-38 ini, Ponpes Al Washilah Jakarta kembali mempertegas posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang konsisten melahirkan generasi berakhlak mulia sekaligus siap menghadapi tantangan dunia profesional.(Ram)

Example 120x600