SURABAYA — Camat Pakal Surabaya Zainuddin Fanani, S.H., M.Med.Kom., membantah bahwa Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan Pakal Madya bukan overkapasitas melainkan keterlambatan pengambilan sampah.
Hal itu disampaikan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kelebihan kapasitas, melainkan akibat keterlambatan pengambilan sampah.
“Insyaallah bukan karena overkapasitas, melainkan karena keterlambatan pengambilan. Jika pengangkutan dilakukan secara rutin setiap hari, kondisi akan tetap terkendali. Itu merupakan kondisi pada hari Sabtu, dan hari ini sampah berukuran besar sudah tertangani,” ujarnya, pada Senin (6/4/2026).
Ia juga menanggapi terkait papan nama TPS yang tampak memudar, pihak akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Saat ini, di lokasi tersebut juga telah dipasang informasi mengenai jadwal pengambilan dan pengangkutan sampah,” tegasnya.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kelurahan Pakal, Edy Yustanto, S.M., menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan lanjutan di lapangan. “Siap, kami akan melakukan penataan serta mendokumentasikan tindak lanjut. Dalam kegiatan pembersihan TPS tersebut, camat, lurah, dan jajaran juga turut hadir,” katanya.
Selain itu, Kepala PMK Pakal, Gatot Subroto, menyampaikan bahwa petugas Pemadam Kebakaran (PMK) turut melaksanakan kegiatan pembersihan di TPS Pakal pada Senin siang. Kegiatan tersebut melibatkan empat personel serta satu unit truk tangki pemadam.
Lurah Pakal, Bayu juga memberitahukan bahwa TPS sudah dilakukan pembersihan. menyampaikan agar dilakukan pengecekan langsung terhadap kondisi terkini di lapangan.“Mohon dilakukan pengecekan kondisi di lapangan saat ini untuk memastikan apakah sudah ada perubahan. Terima kasih,” pungkasnya.(Ham)



















