SURABAYA – Dugaan aktifitas perjudian merpati di makam rangkah semakin marak dan merajalela, sehingga membuat para ziarah kubur resah. Anehnya dengan adanya dugaan perjudian merpati tersebut membuat Kepala Makam Rangkah, kecamatan Simokerto Surabaya Suwono bungkam saat dikonfirmasi, pada Sabtu (30/6/2026) sore.
Suwono selaku pengelola makam atau pengawas makam di sekitar Rangkah enggan menjawab saat dikonfirmasi wartawan BNN.com.
Sementara, pada sebelumnya saat menjelang Idul Adha aktifitas perjudian merpati dikeluhkan oleh para peziarah yang hendak ke makam saudaranya. Karena merasa risih ia pun mewurungkan niatnya.
“Banyak orang bermain judi merpati di sana, saya takut dan hanya sebentar saja ziarah mas,” ujar seorang perempuan bernama Aliya, pada Jumat (29/6/2026) sore.
Ia juga mengatakan bahwa setiap berziarah di makam saudaranya selalu terlihat aktifitas perjudian merpati, yang dirasa sangat menganggu kenyamanan peziarah.
“Setiap saya kesana mesti dipenuhi orang banyak. Kenapa ya kok gak ada tindakan tegas dari pengelola makam atau Pemkot Surabaya,” tegasnya.
Aliya berharap adanya tindakan tegas dari aparat setempat. “Sangat menganggu peziarah. Ya harapannya agar ada tindakan saja oleh aparat kepolisian setempat,” pungkasnya.
Terpisah, saat dikonfirmasi kepala makam Suwono terkesan bungkam atas dugaan aktifitas perjudian merpati tersebut.
Selain itu, Kapolsek Simokerto, Polrestabes Surabaya, Kompol Zainur Rofik juga belum memberikan jawabannya.(Ham)


















