Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
OlahragaSurabaya

Surabaya Fight Club Jadi Ajang Silahturahmi Antar Komunitas Bela Diri di Jawa Timur

×

Surabaya Fight Club Jadi Ajang Silahturahmi Antar Komunitas Bela Diri di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA – Sebagai ajang silaturahmi, Surabaya Fight Club (SFC) menjadi wadah antar komunitas bela diri di Jawa Timur. Kali ini SFC gelar event sparing di The Central Mall Apartemen Gunawangsa di jalan Tidar No.350, Tembok Dukuh, Kec. Bubutan, Surabaya, pada Jumat (30/1/2026) sore.

Riski selaku pendiri SFC mengatakan bahwa kegiatan tersebut, selain ajang silahturahmi juga sebagai penyaluran jiwa laki-laki di tempat yang tepat. “Dengan adanya kegiatan ini, artinya anak muda bisa menyalurkan jiwa laki-lakinya. Ditempat yang tepat dan ditonton banyak orang. Kalau fight club sendiri itu sudah berdiri satu tahun yang lalu, kebetulan dalam satu tahun ini. Kita sudah mengadakan sekitar 10-12 kali event. Pernah dua kali di malang dan satu kali di Probolinggo,” ujarnya.

banner 325x300

Lanjut Riski, bahwa kegiatan ini diikuti juga oleh 80 peserta yang menghadirinya. “Komunitas yang hadir sekitar 80 Fighter dari berbagai bela diri, dari taekwondo juga pencak silat.” tambahnya.

Baca Juga :  Royce, Anak Pengusaha Liek Motor Jadi Pesakitan Kasus Pengerusakan

Pihaknya juga berharap kedepannya di Jawa Timur bisa berkembang, dan sesama asosiasi bisa saling berkolaborasi. “Selain itu kegiatan ini juga sebagai ajang silahturahmi. Atas sparing ini, kita juga menghadirkan medis dari dokter spesialis,” jelasnya.

Riski juga menerangkan bahwa Event yang digelar adalah berupa sparing atau olahraga yang berfokus pada pengembangan bakat olahraga tinju, khususnya untuk
pemula. “Kami percaya bahwa dengan menciptakan tempat bagi generasi
muda untuk mengeluarkan adrenalin secara sehat, kita dapat membantu
mengurangi tingkat kriminalitas dan menumbuhkan rasa sportifitas.
Berdasarkan riset, olahraga tinju dapat membantu meningkatkan disiplin diri,
kontrol emosi, serta jiwa kompetitif yang positif,” pungkasnya.

Sementara, Gareng selaku Ketua Rembol76 yang membawa anggotanya untuk mengikuti event sparing di SFC tersebut mengatakan bahwa ketertarikannya untuk membuktikan bahwa pencak silat itu juga bisa prestasi di bela diri lain.

“Kita tertariknya ini buat pembibitan atlet-atlet jenjang kedepannya. Kita bisa mengikuti program yang lebih baik di ajang Porprov atau di kerjuprov. Tinju atau king boxing ini kan semacam seleksi biar anak-anak terarah. Selain itu, agar pencak silat sekarang di Surabaya tidak dipandang negatif. Makanya kita buktikan bahwa pencak silat itu juga bisa prestasi di bela diri lain,” kata Gareng, mantan perwakilan Pagar Nusa (PN) cabang Surabaya.

Baca Juga :  Tim Penyidik Korupsi Bareskrim Polri Geledah Kantor PTPN di Surabaya

Menurut Gareng, kegiatan tersebut sangatlah Positif dan sebagai tempat penyaluran emosi. “Kegiatan ini sangat Positif biar tidak ada tawuran-tawuran dijalanan. Kita kalau mau baku hantam ya di ring ini,” terangnya.

Pihaknya sebagai senior di dunia pencak silat berharap pemerintah kota lebih mewadahi dan mensupport kegiatan seperti ini. “Harapan untuk pemerintah lebih mewadahi lagi. Lebih mensupport biar kegiatan seperti ini bisa di support langsung oleh pemerintah kota Surabaya, agar menjadi kegiatan yang rutin untuk anak-anak kota Surabaya,” pungkas Gareng.

Baca Juga :  Terperosok Galian PDAM, Truk Hino Terguling di Pertigaan Sidotopo Kidul

Untuk diketahui, Surabaya sebagai kota besar memiliki tantangan sosial seperti tingkat kriminalitas yang relatif tinggi di beberapa area. Salah satu penyebab dari
fenomena ini adalah kurangnya sarana yang dapat menyalurkan energi dan
emosi anak muda secara positif.

Maka itu, Surabaya Fight Club hadir sebagai wadah positif bagi para pemula untuk menyalurkan energi dan adrenalin mereka secara sehat. Event ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai sportifitas, disiplin, dan pengendalian diri, sekaligus bertujuan untuk mengurangi kriminalitas di kalangan anak muda di Surabaya.

Diantara lain yaitu:
1. Menyediakan platform kompetitif bagi atlet bela diri,
2. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga bela diri
dalam membentuk disiplin dan karakter,
3. Mempererat solidaritas antar komunitas bela diri di Indonesia,
4. Mengembangkan dan mempromosikan industri olahraga bela
diri di Surabaya,
5. Memberikan hiburan yang berkelas dan berkualitas bagi masyarakat pencinta olahraga.(Am)

Example 300250
Example 120x600