Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
NasionalNusantara

Ketum FORSIMEMA-RI Apresiasi Pengembalian dan Permintaan Maaf BPMI Terkait KTA Jurnalis CNN

83
×

Ketum FORSIMEMA-RI Apresiasi Pengembalian dan Permintaan Maaf BPMI Terkait KTA Jurnalis CNN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Forum Silaturahmi Wartawan Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden atas pengembalian Kartu Tanda Anggota (KTA) atau ID Liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia.

Pengembalian ID tersebut disertai dengan permintaan maaf resmi dari pihak BPMI, yang disampaikan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Yusuf Permana. Dalam pernyataannya, BPMI menyampaikan penyesalan atas pencabutan ID tersebut dan menegaskan komitmen untuk tidak mengulangi kejadian serupa di masa mendatang.

banner 325x300

Langkah BPMI ini mendapatkan respon positif dan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk FORSIMEMA-RI dan sejumlah organisasi pers nasional seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Baca Juga :  Masyarakat Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Washington DC

Mereka menilai tindakan BPMI sebagai langkah yang tepat dan mencerminkan komitmen Istana untuk bersikap terbuka, menghargai kerja jurnalistik, serta menjunjung tinggi kebebasan pers.

Baca Juga :  Polsek Simokerto Amankan Tawuran Antar Remaja di Sidodadi Surabaya

“FORSIMEMA-RI menghargai respons cepat dan permintaan maaf dari BPMI Setpres atas insiden yang terjadi. Pengembalian hak peliputan ini bukan hanya bentuk koreksi, tetapi juga penegasan pentingnya menjaga kebebasan pers di lingkungan Istana Negara,” ujar Syamsul Bahri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga :  PWI Pusat Apresiasi Pengembalian Kartu Pers Wartawan CNN Indonesia oleh Istana

FORSIMEMA-RI juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan insiden ini sebagai pembelajaran bersama, serta mendorong terciptanya komunikasi yang sehat dan saling menghormati antara institusi negara dan insan pers. (Ram)

Example 120x600