SURABAYA – Pada razia malam pergantian tahun atau awal tahun 2026. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, temukan pengunjung terbanyak dari Paradise Night Club yang terindikasi Narkotika. Selain itu, Paradise Night Club menjadi target titik terakhir razia, pada Kamis (1/1/2026) pukul 03.30 Wib pagi.
Total 9 titik lokasi razia Rekreasi Hiburan Umum (RHU), ada 162 orang menjalani tes urine dan 32 orang dinyatakan terindikasi narkotika. Sementara dari 32 orang, ada 18 orang pengunjung Paradise Night Club yang dinyatakan positif terindikasi Narkotika dan di bawa ke kantor BNNP Jatim.
Jumlah pengunjung terbanyak yang dinyatakan positif terindikasi narkotika dari Paradise Night Club di jalan Embong Malang No 33, Kecamatan Tegalsari Surabaya.
“Dari total jumlah sembilan titik RHU, yang paling banyak pengunjung terindikasi narkotika dari Paradise Night Club mas,” ujar seorang petugas BNNP Jatim, pada Jumat (2/1/2026) saat ditemui di kantor BNNP Jatim.
Sementara seorang pengunjung dari Cafe Sambung Orep (SO) Kayon sulit mengeluarkan urinenya, hingga pada akhirnya di bawa ke kantor BNNP Jatim. “Cafe sana bandel, kita sempat di hadang oleh security sana. Setelah 15 menit akhirnya masuk dan melakukan tes urine. Ada seorang pengunjung mabuk yang sulit mengeluarkan urinenya. Akhirnya di bawa ke kantor BNNP,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pada malam pergantian tahun 2026. Ada sembilan titik lokasi razia diantaranya mulai dari Fox Apartemen Gunawangsa Merr, Club Zona, Valhalla Spectaclub, Meduza, SO Kayon, Paradise Night Club dan tiga lainnya di Surabaya.
Dari sembilan titik lokasi tersebut ada 162 orang menjalani tes urine dan sebanyak 32 orang dinyatakan positif dan dibawa ke kantor BNNP Jatim.
Kegiatan Razia di pergantian tahun 2026, BNNP Jatim komitmen dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dengan melaksanakan pemeriksaan urine di sejumlah RHU Kegiatan ini menyasar 9 lokasi di wilayah Surabaya melalui operasi terpadu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh petugas BNNP Jatim yang tergabung dari BNN Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Dan ada 2 personil untuk diperbantukan yaitu Propam dan Gartap III Surabaya.(Am)



















