Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahPOLRI

Mabes Polri Gerebek Dua Cafe Sarang Narkoba di Denpasar Bali

×

Mabes Polri Gerebek Dua Cafe Sarang Narkoba di Denpasar Bali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DENPASAR – Tim Bareskrim Mabes Polri melakukan penggerebekan di dua lokasi hiburan malam besar di Kota Denpasar, Bali. Operasi yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026) dini hari di dua cafe yaitu Living Cafe di Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat, serta Delona Cafe di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, yang pada sebelumnya sudah menjadi sorotan tim Bareskrim Mabes Polri.

Menariknya, berlangsung operasi tim Mabes Polri tanpa melibatkan aparat kepolisian setempat, baik Polda Bali dan Polresta Denpasar serta jajaran Polsek.

banner 325x300

Penggerebekan pertama berlangsung sekitar pukul 00.10 Wita di Living Cafe, Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat. Petugas Mabes Polri mengamankan lima orang yang terdiri mulai dari manajer, sejumlah waitres, serta beberapa pengunjung. Selain itu, polisi juga menemukan ribuan butir ekstasi yang diduga siap edar.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Kabel Telkom di Surabaya Libatkan Anak Dibawah Umur

Informasi di lapangan menyebutkan kedua kafe tersebut diduga berada dalam jaringan bandar narkoba yang sama. Bandar ini disebut sebagai residivis kasus narkoba yang baru bebas beberapa waktu lalu.

Seorang sumber menyebutkan bahwa peredaran narkotika di kedua cafe yaitu Living Cafe dan Delona Cafe dikendalikan oleh satu bandar besar yang beroperasi di balik layar. Ia menggunakan kaki tangan dengan melibatkan orang dalam.

Baca Juga :  Kejati Sultra Geledah Kantor Badan Penghubung Provinsi di Jakarta

“Living dan Delona ini satu bandar besar. Bareskrim Polri, sikat kedua cafe besar yang menjadi sarang narkoba di Bali,” ujar seorang yang enggan namanya di online kan.

Berdasarkan informasi, kedua lokasi hiburan malam ini disebut telah lama masuk Target Operasi (TO) Mabes Polri. Sementara, Delona Cafe memiliki catatan kasus narkotika sebelumnya.

Bahkan setahun lalu, seorang oknum anggota Polres Gianyar diamankan setelah hasil tes urinenya positif narkoba saat berada di lokasi tersebut. “Sudah jadi TO. Anggota Mabes beberapa hari ini nyamar sebagai tamu, pesan barang, bayar, lalu ditangkap. Keterlibatan orang dalam jelas terlihat, mulai dari waitres, kasir, hingga manajer,” ungkapnya.

Baca Juga :  Diduga Marketing Cahaya Madinah Gelapkan Mobil, Ayong Pasang Badan?

Hingga berita ini di unggahkan, Kabid Humas Polda Bali Kombes Arisandy belum memberikan respons resminya terkait penggerebekan di dua tempat hiburan malam tersebut.

Operasi narkotika di dua cafe di Bali yang dilakukan Bareskrim Mabes Polri tersebut sebagai pengingat jajaran kepolisian di Indonesia, agar lebih melakukan pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam di kota-kota besar seperti Surabaya, Jawa Timur.(Red/Am)

Example 120x600