Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHukumKaltim

Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Kader Pramuka Berprestasi Berau Ditangkap

25
×

Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Kader Pramuka Berprestasi Berau Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERAU — Warga Kabupaten Berau di Provinsi Kalimantan Timur sempat gempar. Pasalnya kader Pramuka berprestasi dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Berau yang baru saja meraih predikat terbaik ketiga pemuda Pramuka berprestasi tingkat Kalimantan Timur berinisial AS ditangkap aparat Kepolisian Polres Berau terkait kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Para korban diduga merupakan beberapa anak laki-laki, termasuk adik-adik binaan Pramuka serta sejumlah anak dari Kampung Buyung-buyung. AS diduga melakukan tindakan pelecehan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, setelah kasusnya mencuat karena beberapa korban dan keluarga menyampaikan ke media.

banner 325x300

Terkiat hal itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Berau, Syarifatul menyatakan keprihatinannya atas dugaan keterlibatan salah satu anggotanya dalam kasus kekerasan seksual yang saat ini sedang ditangani aparat kepolisian.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Ojol Jual Sabu Merek Masako di Sidoarjo

Demikianlah Hal tersebut disampaikannya seperti dilansir dari Derapkalimantan.com pada Senin(17/11/2025)

Menurut Syarifatul, Kwarcab Berau menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa lembaga Pramuka memegang prinsip tegas dalam menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan seksual, serta mengedepankan perlindungan terhadap korban.

Baca Juga :  Tersangka Penipuan Jadi tokoh Transparansi Polri, Dr Rachmat: Ketidakprofesionalan Polisi

“Kami memastikan bahwa korban mendapatkan pendampingan dan perlindungan yang layak. Tindakan yang diduga dilakukan pelaku sepenuhnya merupakan tindakan pribadi dan tidak mencerminkan nilai-nilai Gerakan Pramuka,” tegasnya.

Kwarcab Pramuka Berau juga menyatakan komitmen untuk menjadikan kasus ini sebagai evaluasi internal, terutama terkait penguatan pendidikan karakter, pengawasan, dan sistem pelaporan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Gagal Ranmor, Pria asal Madura Kenak Bogem Massa

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Kwarcab Berau menyatakan siap bekerja sama jika diperlukan dalam rangka mendukung penegakan hukum dan memastikan seluruh proses berjalan transparan dan adil

Walaupun penahanan AS masih dirahasiakan, namun isu tersebut telah mencuat di beberapa media lokal. Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, Siswanto, PPA Polres Berau masih enggan memberikan keterangan kepada media terkait hal ini. (Red)

Example 300250
Example 120x600