PONOROGO – Kepala Desa (Kades) dan masyarakat siap mendukung agen resmi PO Bus Kalisari sebagai transportasi masyarakat Badegan, Kecamatan Badegan Ponorogo. Hal itu disampaikan langsung oleh Kades Badegan, Didik Suyanto bahwa adanya tranportasi tersebut sangatlah bermanfaat bagi masyarakatnya.
“Kami dan masyarakat sangat mendukung adanya trayek baru dari PO Bus Kalisari dengan jurusan Badegan – Surabaya, atau Surabaya – Badegan. Kami mendukung, semoga masyarakat kecamatan Badegan, Purwantoro Jawa Tengah, termasuk Badegan ke timur sampai Ponorogo bisa memanfaatkan transportasi Kalisari,” ujar Didik, pada awak media, Minggu (1/2/2026) sore.
Lanjut Didik, meski trayek PO bus Kalisari sempat diprotes para sopir bus lokal, namun masyarakat sekitar lebih merasa diuntungkan dengan adanya trayek PO bus Kalisari di Badegan. Karena masyarakat Badegan bisa langsung bepergian ke Surabaya tanpa harus transit terlebih dahulu.
“Sebelum ada PO bus Kalisari di Badegan, masyarakat yang ingin bertujuan ke Surabaya susah, harus transit dulu. Dan itu sangat menyusahkan masyarakat juga. Setelah adanya PO bus Kalisari di Badegan, banyak keuntungan masyarakat dan bukan masyarakat badegan saja, melainkan juga masyarakat kecamatan Sampung, masyarakat Jambon, masyarakat Kauman. Dan wilayah jawa tengah juga merasa di untungkan dari mulai masyarakat Purwantoro, Kismantoro dan Bulu Kerto. Jadi gak perlu transit dulu,” terangnya.
Kades Didik yang dipercaya oleh masyarakatnya dan menjabat kades selama 3 periode di desa Badegan ini, mengungkapkan bahwa selain menguntungkan masyarakat dalam transportasi. Bus tersebut juga dinilai membangkitkan perekonomian masyarakat Badegan.
“Selain bermanfaat bagi transportasi masyarakat, PO bus Kalisari juga membangkitkan perekonomian masyarakat desa Badegan. Karena di sini sangat berpotensi, karena termasuk jalur lintas provinsi penghubung Jatim dan Jateng. Terus masuk, pintu masuk Jateng ke Jatim lewat jalur tengahnya sini,” ungkapnya.
Sementara, menanggapi larangan agen PO bus Kalisari yang mengangkut penumpang di Badegan. Pihaknya mengatakan dengan tegas akan tetap support PO bus kalisari.
Karena yang bekerja di agen PO bus Kalisari juga bukan dari orang pendatang, melainkan dari masyarakat Badegan sendiri. Selain itu, pihaknya juga lebih memilih memprioritaskan transportasi yang layak untuk masyarakat Badegan. Bahkan pihaknya siap memfasilitasi PO bus kalisari untuk parkir ngetime di halaman kantor Koperasi Desa (kopdes) yang nantinya juga akan di sulap menjadi rest area, pada April bulan depan.
“Ini demi perkembangan perekonomian desa Badegan. Wacana kedepannya, PO bus Kalisari akan saya suruh ngetime di rest area desa Badegan. Pas di halaman kantor kopdes, cukup lumayan luas halamannya. Juga nantinya akan menjadi pusat pembelanjaan oleh-oleh khas Ponorogo. Kami selaku pemerintah desa tetap mendukung demi perkembangan desa,” tegasnya.
“Semoga dengan adanya trayek baru dari Kalisari bisa bermanfaat untuk transportasi masyarakat,” pungkas Didik.
Terpisah, Heri warga Badegan juga siap support jalannya bus kalisari di Badegan. “Kami masyarakat Badegan juga siapp support, karena kita juga perlu tranportasi yang layak. Apalagi untuk penumpang yang ada urusan urgent dan kejar waktu. Penumpang juga tidak lagi mengkhawatirkan kelayakan fisik bus kalisari. Pada intinya kita sebagai masyarakat Badegan siap support PO Bus Kalisari di Badegan,” tandasnya.
Pada sebelumnya, puluhan sopir bus mini mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jum’at (30/1/2026) siang. Kedatangan puluhan sopir tersebut mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo agar melarang PO Bus Kalisari mengangkut penumpang di Badegan. Tidak lain, karena merasa tersaingi.
Karena diduga didesak oleh para pendemo, Kepala Dishub (Kadishub) Kabupaten Ponorogo, Wahyudi akhirnya mengambil keputusan sepihak yaitu melarang PO Bus Kalisari mengangkut penumpang di Badegan, dengan dalih atas dasar kesepakatan.
“Pertama untuk jalur dari Surabaya ke Badegan tidak dipermasalahkan jadi aman lancar boleh menurunkan ke mana saja, untuk dari jalur Badegan ke Surabaya tadi disepakati untuk operasi naik turunnya di sub terminal Tambakbayan jadi tidak ngecer,” kata Kepala Dishub Kabupaten Ponorogo, Wahyudi.
Terpisah, Imam selaku agen PO bus Kalisari di Badegan membantah atas pernyataan Kadishub Kabupaten Ponorogo. “Tidak ada kesepakatan dari perwakilan kita, dan itu hanya keputusan sepihak. Kita sudah jelas punya ijin trayek resmi di Badegan,” bantah Imam.(Am)



















