SURABAYA – Makam umum kuburan rangkah bagaikan kolam pancing. Itulah sebuah pandangan yang terlihat kurang mengenakkan di sekitar makam kuburan rangkah. Banyaknya peziarah yang mengeluhkan atas kehilangan jejak makam keluarganya yang sudah meninggal. Makam tenggelam dan di penuhi genangan air bagaikan kolam pancing.
Tradisi umum umat islam yaitu ziarah kubur menjelang ramadhan. Banyaknya peziarah yang mendatangi makam kuburan keluarganya yang sudah meninggal dunia.
Makam kuburan rangkah yang biasa terlihat banyak peziarah mendatangi makam keluarganya di setiap tahun sekali dan begitu dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar yang menggais rezeki di sebuah makam umum di setiap tahunnya.
Seorang peziarah yaitu Ayuk bersama keluarga dari Sidoarjo terlihat kebingungan, saat melewati jalan untuk menuju makam keluarganya. Banyaknya genangan air itu sangat menyulitkan peziarah menuju makam keluarganya. “Kok banjir semua, saya mau kesana tapi sulit lewat mana,” ujar Ayuk terlihat kebingungan, sembari cari jalan yang aman menuju makam keluarganya, pada Sabtu (14/2/2026) siang.
Bukan hanya itu, Ayuk pun kebingungan saat melihat makam neneknya yang hilang tidak ada tenggelam karena lubangan genangan air. “Kuburan nenek saya gak ada, itu ada lubang air merata,” kata Ayuk, sembari mewurungkan niatnya untuk berziarah. Karena makam neneknya tenggelam dengan air.
Makam nenek Ayuk, ada di tengah-tengah. Ia berharap pemerintah kota (Pemkot) Surabaya membenahi makam yang banyak lobangan air. Agar tidak menyulitkan para peziarah disaat menjelang lebaran seperti ini.
“Ya kami berharap pemerintah kota Surabaya bisa membenahi lobangan air di tengah-tengah makam. Banyak makam yang hilang dan rusak. Lobangan air juga banyak, peziarah juga sulit melewati sana. Apalagi momen saat ini menjelang ramadhan. Banyaknya orang peziarah di momen sekarang ini,” pungkasnya.
Terpisah, Suwono selaku Kepala Makam Kuburan Rangkah Surabaya, saat dikonfirmasi atas banyaknya keluhan peziarah jelang Ramadhan ini, dengan adanya lobangan air di tengah-tengah makam kuburan Rangkah, pihaknya belum menjawab, pada Sabtu (14/2/2026) sore, melalui chat whatsappnya.(Am)



















