SURABAYA – Genangan air akibat hujan deras pada beberapa hari ini di Jalan Pakal Madya Jaya, di perbatasan Kelurahan Pakal dan Kelurahan Babat Jerawat, kecamatan Pakal Surabaya menjadi perhatian pihak pemerintah setempat.
Camat Pakal, Zainuddin Fanani menguras genangan air dengan mengalihkan ke saluran air. Agar hal itu tidak membuat aspal jalan rusak serta agar tidak membahayakan pengguna jalan. “Paling tidak air ini kita alirkan terlebih dahulu supaya tidak menggenang dan tidak meluber ke jalan. Kalau air terus menggenang, bisa menyebabkan aspal cepat rusak. Selain itu, lubang jalan juga tidak terlihat dan berisiko membuat pengendara terjatuh,” ujarnya, pada Rabu (4/3/2026) pagi, saat ditemui awak media di lokasi.
Fanani juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan permanen belum dapat dilaksanakan karena kondisi cuaca yang masih sering turun hujan. Untuk sementara, pihak kecamatan mengambil langkah darurat dengan mengalirkan air agar tidak menggenang di badan jalan. Dan sejauh ini belum ada laporan kecelakaan serius. Namun, ia pernah mendengar informasi insiden ringan seperti pengendara yang terpeleset akibat kondisi jalan yang licin dan berlubang.
Camat Pakal menyampaikan bahwa proyek jalan tersebut merupakan proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang dilaksanakan oleh pihak citraland melalui mekanisme kerja sama. Pembangunan dilakukan oleh pihak Citraland karena sebagian lahan di kawasan tersebut merupakan milik citraland, dengan skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sebelumnya kawasan tersebut sempat mengalami banjir. Solusi jangka pendek telah dilakukan dengan mengalirkan air ke saluran yang tersedia. Namun, untuk penanganan menyeluruh, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera dibangun saluran drainase beserta perbaikan jalan. “Kalau hanya jalannya saja yang diperbaiki tanpa saluran di kanan dan kiri, percuma. Air tetap akan menggenang,” terangnya.
Menurut Fanani bahwa proyek ini bertujuan menghubungkan akses dari kawasan menuju Rumah Sakit BDH. Saat ini, usulan pembangunan saluran dan perbaikan jalan telah diajukan ke pihak PU. Sebagai langkah sementara, genangan air akan dialirkan ke arah utara karena kondisi saluran di sisi selatan sudah penuh. Sementara itu, perbaikan jalan berlubang akan dilakukan secara bertahap meskipun sifatnya sementara, mengingat kondisi jalan yang belum benar-benar kering sehingga tambalan berpotensi kembali terkelupas.
“Untuk saat ini kami kurangi dulu air di jalan sambil koordinasi dengan PU agar lubang-lubang segera ditambal. Memang tidak bisa bertahan lama karena belum kering total, tetapi akan tetap kami lakukan secara berkala,”tandasnya.(Ham)



















