JAKARTA — Jajaran Polsek Metro Tamansari bersama warga melakukan langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) dengan menggelar penyekatan di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (15/3/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 18.30 WIB itu dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk mengantisipasi konvoi kendaraan yang kerap terjadi pada bulan Ramadan. penyekatan dipimpin langsung Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar, S.I.K., M.Si. bersama personel kepolisian serta potensi masyarakat setempat.
Adapun sejumlah titik yang menjadi lokasi penyekatan di wilayah hukum Polsek Metro Tamansari antara lain:
1. Perempatan Olimo, Jl. Hayam Wuruk.
2. Depan Polsubsektor Mangga Besar, Jl. Mangga Besar Raya.
3. Putaran LTC Glodok, Jl. Gajah Mada
4. Jembatan Jl. Kunir, Kelurahan Pinangsia.
5. Traffic Light Asemka, Jl. Pintu Besar Utara.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu ketertiban, di antaranya:
• 30 buah kembang api
• 15 bendera aliansi beserta tiang atau bambu
• 1 bilah samurai
• 1 buah flare
Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan, kegiatan penyekatan ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan.
Menurutnya, menjelang akhir bulan Ramadan kerap muncul kegiatan konvoi yang dibungkus dengan aksi “takjil on the road”, namun dalam praktiknya sering disertai aksi menyalakan petasan, flare, serta pengibaran bendera berukuran besar yang dapat mengganggu pengguna jalan.
“Hal tersebut cukup meresahkan masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah antisipasi juga dilakukan karena situasi Jakarta yang relatif lebih lengang, mengingat banyak warga bepergian ke luar kota. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu potensi gangguan keamanan, terutama akibat penggunaan petasan atau benda sejenis.
Polsek Metro Tamansari memastikan kegiatan pengamanan akan terus dilakukan guna menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan. (Ram)



















