BAROMETER – Diduga kelebihan muatan, Sebuah truk trailer bermuatan besi baja terguling di kawasan Simo Jawar Surabaya, pada Rabu (23/7/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sopir dan seorang perempuan mengalami luka-luka.
Berlangsung kejadian sopir, Suliadi Sonda Ardian (27), dan perempuan, Yolanda Agustin Prasetyo (29), telah tergeletak di tepi jalan. Petugas BPBD kemudian segera menghubungi Ambulans Team Gerak Cepat (TGC) dan PMI untuk melakukan evakuasi. Pada pukul 12.42 WIB, kedua korban berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit BDH.
Petugas BPBD Kota Surabaya, Rifai, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari layanan darurat 112.
“Setelah menerima laporan melalui Call Center 112, kami langsung menuju lokasi kejadian. Saat tiba di TKP, kami mendapati dua korban sudah berada di tepi jalan dengan kondisi mengalami luka. Kami segera berkoordinasi dengan Ambulans Team Gerak Cepat (TGC) dan PMI agar korban dapat segera dievakuasi ke Rumah Sakit BDH untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Rifai.
Berdasarkan keterangan saksi mata warga sekitar, Jaelani (63) trailer melaju dari arah barat menuju timur. Saat memasuki tikungan ke kanan, kendaraan tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terguling ke sisi kiri jalan.
“Saya melihat trailer melaju dari arah barat ke timur. Saat berbelok ke kanan, tiba-tiba kendaraan itu terguling ke kiri. Saya langsung berlari untuk memberikan pertolongan kepada korban,” kata Jaelani.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir mengalami luka di bagian kepala akibat terkena pecahan kaca, sedangkan perempuan mengalami memar pada bagian paha. Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Trailer berwarna hijau nomor polisi L 8615 UG tersebut merupakan kendaraan roda 18 yang mengangkut material besi baja berupa WF 500 sepanjang 12 meter dan WF 300 sepanjang 6 meter.
Muatan tersebut diketahui berasal dari gudang PT Vasa di kawasan Romokalisari, Surabaya dan hendak dikirim ke proyek Satoria di Pandaan.
Pengurus PT Vasa, Indra melalui Kepala Workshop, Rahmad, gudang romokalisari 43b menerangkan bahwa muatan trailer terdiri atas sekitar 20 batang baja WF 500 sepanjang 12 meter, serta baja WF 300 sepanjang 6 meter untuk kebutuhan pembangunan proyek Satoria di Pandaan.
Rahmad juga menunjukkan surat jalan yang telah ditandatangani oleh sopir dilokasi kejadian.
Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan alat berat. Pada pukul 15.50 WIB, sebuah forklift tiba di lokasi dan secara bertahap mengangkat material besi serta mengevakuasi trailer yang terguling agar arus lalu lintas kembali normal.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Berlangsung kejadian tersebut mengakibatkan jalanan macet.(Ham)

















