BAROMETER – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar Pelatihan Agen Pemulihan Adiksi Narkoba sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam penanganan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, ini mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan ANANDA BERSINAR Menuju Indonesia Emas 2045” Pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Rutan Kelas I Surabaya BERSINAR (Bersih dari Narkoba) melalui pendekatan rehabilitasi, edukasi, dan pemberdayaan.
Pelatihan menghadirkan narasumber dan fasilitator dari PLATO Foundation, serta didukung oleh Tim Mitra Media PLATO Foundation bersama LPK-RI Surabaya.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Surabaya, Muhammad Ridla Gorjie, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Pelatihan Agen Pemulihan Adiksi Narkoba merupakan bagian dari komitmen Rutan Kelas I Surabaya dalam mendukung program pemerintah memberantas penyalahgunaan narkotika. Kami berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan yang memiliki pengetahuan, kepedulian, serta kemampuan memberikan pendampingan awal bagi warga binaan yang sedang menjalani proses pemulihan. Sinergi berbagai pihak menjadi kunci untuk mewujudkan Rutan Kelas I Surabaya yang benar-benar BERSINAR,” ujar Muhammad Ridla Gorjie.
Sementara itu, Direktur PLATO Foundation, Dita Amalia, S.Sos., M.Psi., menyampaikan bahwa rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pemulihan individu, tetapi juga membangun harapan dan masa depan yang lebih baik.
“Pemulihan adiksi merupakan proses yang membutuhkan kepedulian, pendampingan, dan kolaborasi. Melalui pelatihan ini, kami ingin mencetak agen-agen pemulihan yang mampu memberikan dukungan psikososial, menjadi motivator, serta menguatkan proses rehabilitasi secara berkelanjutan. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dan kembali menjadi pribadi yang produktif bagi masyarakat,” terangnya.
PLATO merupakan kepanjangan dari emPowering and Learning through Assistance, Training, Organizing, atau Pemberdayaan dan Pembelajaran melalui Pendampingan, sebuah organisasi yang bergerak di bidang rehabilitasi sosial, pengembangan diri, serta pemberdayaan masyarakat.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan secara interaktif oleh tim fasilitator PLATO Foundation, yaitu Anisa Taqwa, Arini Fahma, dan Dera Lingga. Kegiatan dikemas dalam beberapa sesi, antara lain:
– Pembukaan dan orientasi pelatihan.
– Pengenalan konsep adiksi narkoba.
– Dampak biologis, psikologis, dan sosial akibat penyalahgunaan narkotika.
– Konsep dasar rehabilitasi dan proses pemulihan adiksi.
– Peran Agen Pemulihan Adiksi di lingkungan pemasyarakatan.
– Teknik komunikasi empatik dan konseling dasar.
– Simulasi penanganan kasus dan praktik pendampingan.
– Diskusi kelompok serta studi kasus.
– Evaluasi pembelajaran.
– Penutupan dan komitmen bersama mewujudkan Rutan BERSINAR.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta aktif berdiskusi, mengikuti simulasi, serta berbagi pengalaman mengenai strategi pendampingan bagi penyintas adiksi narkoba.
Pelaksanaan pelatihan ini juga mendapat dukungan dari Tim Mitra Media PLATO Foundation bersama LPK-RI Surabaya, sebagai bentuk sinergi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya rehabilitasi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir agen-agen pemulihan yang memiliki kompetensi, empati, dan integritas dalam mendukung proses rehabilitasi warga binaan. Semangat kolaborasi antara Rutan Kelas I Surabaya, PLATO Foundation, LPK-RI Surabaya, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang sehat, tangguh, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika menuju Indonesia Emas 2045.(Ham)

















